Sabtu, 24 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Berharap Harga Daging Ayam Kembali Normal

22 Juli 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

STABIL: Pedagang ayam melayani pembeli di lapak rumahan Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran kemarin (15/7).

STABIL: Pedagang ayam melayani pembeli di lapak rumahan Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran kemarin (15/7). (Shulhan Hadi/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Menjelang pelaksanaan hari Raya Idul Adha, harga daging ayam cenderung turun, yakni di kisaran Rp. 22 ribu hingga Rp. 23 ribu per kilogram. Padahal biasanya, harganya itu mencapai Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang ayam di Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Jamus, 39, mengungkapkan saat ini harga ayam bisa dikatakan murah. Tapi, harga itu masih terbilang normal. “Harganya sekarang Rp. 23 ribu per kilogram, itu murah tapi normal,” jelasnya.

Menurut Jamus, semakin mendekati Hari Raya Idul Adha, harga daging ayam kemungkinan mengalami penurunan. Itu karena kebutuhan daging di masyarakat banyak terpenuhi dari daging sapi dan kambing kurban. Selama Lebaran Kurban, biasanya warga itu tidak mengonsumsi ayam, tapi beralih mengonsumsi daging sapi dan itu hingga tiga hari. “Biasanya kan banyak daging, ayam bisa turun bisa sampai tiga hari lamanya,” terangnya.

Baca juga: Sehari Empat Pasien Covid-19 di RSUD Genteng Meninggal

Jamus menyebut, dalam sehari rata-rata bisa menjual daging ayam hingga dua kuintal. Jika warga yang melakukan kurban banyak, tidak menutup kemungkinan permintaan ayam akan mengalami penurunan. “Belum diketahui berkurangnya ini nanti berapa, yang jelas selalu ada penurunan,” ungkapnya.

Dengan kondisi seperti saat ini, pedagang daging ayam berharap harga daging ayam masih bisa stabil hingga Hari Raya Idul Adha. Sehingga tidak memicu kerugian. “Kami inginnya harga normal-normal saja,” harapnya.(sli/abi)

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news