Jumat, 30 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Polisi Panggil Saksi Hajatan Kades Temuguruh

22 Juli 2021, 10: 45: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SANKSI TEGAS: Forpimka Sempu mendatangi kediaman Kades Temuguruh Asmuni untuk melarang kegiatan hajatan di Kantor Desa Temuguruh pada Sabtu (10/7).

SANKSI TEGAS: Forpimka Sempu mendatangi kediaman Kades Temuguruh Asmuni untuk melarang kegiatan hajatan di Kantor Desa Temuguruh pada Sabtu (10/7). (Krida Herbayu/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Penyidik Satreskrim Polresta Banyuwangi masih terus mengusut kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan Asmuni, Kepala Desa (Kades) Temuguruh, Kecamatan Rohojampi. Setelah mengorek keterangan Asmuni, penyidik ganti memeriksa sejumlah saksi.

Para saksi yang dipanggil adalah perangkat Desa Temuguruh. Mereka diperiksa di Unit Pidana Khusus (Pidsus) Polresta Banyuwangi. ”Pemeriksaan saksi masih berlanjut,” ujar Kapolresta AKBP Nasrun Pasaribu melalui Kasatreskrim AKP Mustijat Priyambodo.

Pemeriksaan para saksi tersebut dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti (BB) atas dugaan pelanggaran prokes. ”Saksi yang dipanggil memang para pihak yang terkait,” kata Mustijat  seraya menolak menyebutkan siapa saja saksi yang dipanggil.

Baca juga: PNS yang Gelar Hajatan Saat PPKM Darurat Dibebastugaskan

Jika memang benar terjadi pelanggaran prokes dan ada barang bukti (BB), bisa jadi kasus tersebut naik tingkat. ”Tunggu hasil penyelidikan dan pengumpulan BB,” imbuh Mustijat.

Tindakan Kepala Desa Temuguruh Asmuni menggelar hajatan pernikahan di kantor desa setempat berbuntut kasus hukum. Senin (12/7) Polresta Banyuwangi memeriksa Asmuni. Pemeriksaan kepada orang nomor satu di Pemdes Temuguruh tersebut terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes). Selain menjadi saksi, Asmuni juga sebagai penyelenggara hajatan di tengah penerapan PPKM Darurat. (rio/aif/c1)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news