Jumat, 30 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Features
icon featured
Features

Wabup Sugirah Cerita Pengalaman selama Menjalani Isoman di Rumah Dinas

22 Juli 2021, 09: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

JOGGING: Wabup Sugirah melakukan olahraga ringan di halaman rumah dinas wakil bupati di Jalan Letkol Istiqlah Banyuwangi sore kemarin.

JOGGING: Wabup Sugirah melakukan olahraga ringan di halaman rumah dinas wakil bupati di Jalan Letkol Istiqlah Banyuwangi sore kemarin. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Berjuang memerdekakan diri dari serangan Covid-19. Itulah yang dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Sugirah sejak beberapa hari terakhir. Olahraga teratur serta berpikir positif menjadi ”senjata” andalan selama dia menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dinas wakil bupati.

Gerbang rumah dinas wakil bupati (wabup) tertutup rapat Rabu sore (14/7). Namun, itu bukan berarti sama sekali tidak ada aktivitas di kompleks rumah dinas yang berlokasi di Jalan Letkol Istiqlah, Banyuwangi tersebut.

Ya, saat itu, sekitar pukul 15.30, sayup-sayup terdengar lagu berjudul ”Kisah Kasih di Sekolah” dari dalam kompleks rumdin wabup tersebut. Saat wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) menoleh dari luar gerbang, diketahui lagu yang dipopulerkan penyanyi Obbie Messakh, itu mengalun dari ponsel yang tengah dipegang seorang pria. Kala itu, sang pria tengah berlari-lari kecil di halaman rumah dinas yang berlokasi di tepi jalan raya tersebut.

Baca juga: Pejabat Hajatan di Hotel, Satgas Covid Kalipuro Tak Mampu Membubarkan

Usut punya usut, laki-laki itu adalah Wakil Bupati (Wabup) Sugirah. Pemandangan langsung yang disaksikan wartawan dari luar gerbang itu membuktikan ucapan sang wabup bahwa dia tengah berolahraga.

Beberapa menit sebelumnya, wartawan JP-RaBa  memang menelepon wabup yang notabene merupakan mantan anggota DPRD Banyuwangi itu. Panggilan telepon dilayangkan wartawan untuk wawancara berkaitan dengan kondisi terkini Sugirah yang dinyatakan positif Covid-19 sejak Senin pekan lalu (5/7).

Sebagaimana diketahui, pada koran Jawa Pos Radar Banyuwangi edisi 6 Juli lalu, Sugirah diberitakan terjangkit Covid-19. Meski begitu, berdasar hasil general checkup, kondisi fisik sang wabup itu dinyatakan baik. Karena itu, Sugirah memilih menjalani isoman di rumdin wabup.

Sugirah mengatakan, sejak kali pertama dinyatakan positif Covid-19, dirinya merasakan kondisi fisiknya baik-baik saja. Kondisi tersebut tetap terjaga hingga hari kesepuluh pasca dinyatakan terjangkit penyakit yang disebabkan serangan virus korona itu. ”Alhamdulillah. Kondisi saya baik. Namun, untuk memastikan apakah saya sudah benar-benar sembuh, saya akan menjalani tes PCR (polymerase chain reaction) sesuai jadwal, yakni Kamis besok (15/7),” ujarnya.

Sugirah menyatakan, sejak dinyatakan positif Covid-19, dirinya terus menjalani isoman di rumdin wabup. Sembari menjalani isolasi mandiri, imbuh Sugirah, dirinya rutin berolahraga mulai sekitar pukul 05.00 di halaman rumah dinas. ”Sebelum jalan-jalan, yakni usai salat Subuh, saya minum air hangat sebanyak dua gelas,” kata dia.

Selang satu jam setelah jalan-jalan pagi, kata Sugirah, dirinya kembali minum air hangat dan sarapan buah pisang. Setelah itu, dirinya menjalani senam Ling Tien Kung selama sekitar satu jam. ”Jadi, dalam sehari saya berolahraga minimal dua jam. Kadang lebih karena sore hari saya juga berolahraga,” akunya.

Selain rutin berolahraga, aku Sugirah, selama isoman dirinya mandi menggunakan air hangat sebanyak dua sampai tiga kali sehari. Lebih dari itu, dirinya juga mengonsumsi multivitamin guna meningkatkan imun tubuhnya. ”Bagi saya pribadi, cara paling efektif melawan virus korona adalah dengan menjaga imun,” kata dia.

Selain itu, imbuh Sugirah, yang tidak kalah penting dilakukan agar kondisi tubuh tidak memburuk adalah dengan berpikir positif alias tidak terlalu cemas. ”Kalau cemas, itu justru tidak baik untuk diri kita sendiri. Kita harus yakin kita bisa sembuh dari serangan Covid-19,” ujarnya.

Masih menurut Sugirah, pada Kamis hari ini (15/7) dirinya akan menjalani tes PCR untuk memastikan apakah dirinya sudah benar-benar sembuh dari Covid-19 ataukah belum. ”Mohon doa, semoga saya segera sembuh dari Covid-19 sehingga saya bisa menjalankan tugas yang diamanatkan kepada saya dengan sebaik-baiknya,” kata dia.

Di sisi lain, Sugirah mengimbau kepada semua lapisan masyarakat, terutama bagi warga yang terjangkit Covid-19 agar yakin bahwa dirinya bisa melawan penyakit tersebut. Dia juga menuturkan bahwa tidak semua pasien yang positif Covid-19 harus menjalani perawatan di rumah sakit (RS). ”Isolasi tidak harus di RS. Kalau yakin mampu dan kondisi tubuh sehat, kita jalani isolasi mandiri seperti halnya yang saya lakukan. Sekali lagi, kuncinya adalah menjaga imun dan berpikir positif,” pungkasnya.

Wabup Sugirah dinyatakan positif Covid-19 sejak Senin sore (5/7). Berdasarkan hasil general checkup, kondisi fisik mantan anggota DPRD Banyuwangi tersebut dinyatakan baik. Dia pun memilih menjalani isolasi mandiri di rumah dinas wabup yang berlokasi di Jalan Letkol Istiqlah, Banyuwangi.

Awalnya, salah satu pegawai yang bertugas di sekretariat wabup terkonfirmasi Covid-19. Karena itu, tracing pun dilakukan. Sugirah beserta seluruh pegawai di sekretariat wabup menjalani uji usap alias swab test. ”Ternyata saya dan satu pegawai yang bertugas di dapur juga positif,” ujar Sugirah kala itu. (sgt/aif/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news