Jumat, 30 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Pemkab Salurkan 2,1 Ton Beras kepada Pelaku Wisata Ijen

22 Juli 2021, 08: 15: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

RINGANKAN BEBAN WARGA: Bupati Ipuk Fiestiandani menyerahkan beras kepada pelaku wisata Ijen di kantor Kecamatan Licin, kemarin. Satu orang mendapatkan 10 kg.

RINGANKAN BEBAN WARGA: Bupati Ipuk Fiestiandani menyerahkan beras kepada pelaku wisata Ijen di kantor Kecamatan Licin, kemarin. Satu orang mendapatkan 10 kg. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Pemkab Banyuwangi terus berupaya meringankan beban warga yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Kali ini, sasarannya adalah para pelaku wisata di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.

Sebanyak 215 pelaku wisata yang selama ini beroperasi di salah satu destinasi wisata andalan Banyuwangi tersebut mendapat bantuan berupa beras dengan jumlah total mencapai 2.150 kilogram (2,15 ton). Penyerahan dilakukan di kantor Kecamatan Licin kemarin (13/7).

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, ditutupnya Kawah Ijen dampak signifikan pada para pelaku wisata di kawasan tersebut. Termasuk para driver trooper, ojek troli, warung, dan pelaku usaha lainnya. “Mungkin bantuan ini tidak seberapa. Tidak bisa mengganti penghasilan yang hilang karena ditutupnya Kawah Ijen. Tapi ini bagian dari ikhtiar pemerintah untuk membantu para pelaku wisata yang terdampak,” ujarnya. 

Baca juga: Pelabuhan Ketapang “Hanya” Layani Kendaraan Logistik

Pada kesempatan itu Ipuk juga menyampaikan permohonan maaf lantaran pemkab harus mengambil kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat. “Ini situasi sulit. Ini merupakan keputusan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten yang harus diambil agar bisa menekan penularan Covid-19, untuk melindungi masyarakat semua,” ujarnya.

Ipuk meminta kepada seluruh masyarakat untuk terus bersama-sama selalu taat protokol kesehatan (prokes). “Protokol kesehatannya benar-benar dijaga. Selalu pakai masker. Mari jaga diri dan keluarga masing-masing,” pintanya.

Camat Licin Hartono mengatakan, bantuan diberikan kepada warga Licin yang selama ini bekerja sebagai pelaku wisata di Kawah Ijen. “Pembagian bantuan ini diserahkan dalam 6 sesi untuk menghindari kerumunan,” kata dia. 

Salah seorang penerima bantuan, Sahlan mengatakan, ditutupnya Kawah Ijen membuat dia harus bekerja seadanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Mau bagaimana lagi, kondisinya seperti ini,” kata pria yang sebelum Kawah Ijen ditutup bekerja sebagai driver troper tersebut. 

Sahlan bersyukur mendapat bantuan dari pemerintah. “Alhamdulilah dapat beras 10 kg. Bisa buat makan lebih dari seminggu,” pungkasnya. (sgt/aif)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news