Minggu, 19 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Ketua Umum PBNU Ajak Warga Dekatkan Diri kepada Allah

22 Juli 2021, 06: 45: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

IKHTIAR MELAWAN COVID: Ketua PBNU Said Aqil Siradj, Bupati Ipuk Fiestiandani, Abdullah Azwar Anas, serta moderator Kiai Sunandi Zubaidi  ikut bergabung dalam acara ”Banyuwangi Berdoa” yang digelar secara virtual, Senin malam (12/7).

IKHTIAR MELAWAN COVID: Ketua PBNU Said Aqil Siradj, Bupati Ipuk Fiestiandani, Abdullah Azwar Anas, serta moderator Kiai Sunandi Zubaidi ikut bergabung dalam acara ”Banyuwangi Berdoa” yang digelar secara virtual, Senin malam (12/7). (Dini Rahmawati for RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj menjadi magnet dalam acara ”Banyuwangi Berdoa” yang digelar secara virtual, Senin malam kemarin (12/7). Kiai Said memberikan tausiyah lewat webiner yang diikuti peserta dari seluruh penjuru Banyuwangi.

Dalam ceramah selama satu jam tersebut, Kiai  Said mengajak warga Banyuwangi untuk taqarub (mendekat) kepada Tuhan Yang Maha Esa di tengah pandemi Covid-19. "Di tengah pandemi ini, kita semua harus ber-taqarub, mendekat, kepada Allah SWT. Dengan taqarub ini kita berharap, segala macam ujian di tengah pandemi ini segera diangkat oleh-Nya," ungkap Pengasuh Pesantren Ats-Tsaqafah, Jakarta itu.

Salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah, lanjut Kiai Said, adalah dengan berzikir. "Berzikir adalah mengingat Allah. Dengan zikir itulah, kita memanjatkan doa," imbuhnya.

Baca juga: Mengelola Bahagia melalui PPKM (Pola Penerapan Koping Mekanisme)

Lebih jauh Kiai Said menjelaskan bahwasanya zikir merupakan ajaran dalam Islam yang telah dianjurkan oleh para ulama dalam kehidupan ini. Ia menyebutkan beragam tingkatan zikir itu sendiri. Mulai dari zikir asma (menyebut nama Allah), zikir sifat (menyebut sifat Allah), dan zikir dzat (menyebut dzat Allah).

"Semoga dengan zikir ini, semoga Allah segera mengangkat pandemi Covid ini bagi seluruh bangsa Indonesia," pungkasnya.

 Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani ikut bergabung dalam acara tersebut. Dia memohon kepada semua pihak untuk bersama-sama mematuhi imbauan pemerintah selama penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Hal tersebut sebagai bagian dari ikhtiar pemerintah untuk menekan angka Covid-19. "Kami memohon kepada semua pihak untuk bersama-sama mematuhi seluruh imbauan pemerintah selama PPKM Darurat ini. Saat ini, kondisi persebaran Covid di Banyuwangi masih cukup tinggi. Untuk itu, perlu kerjasama dan kesabaran semua pihak untuk mematuhinya," pintanya.

Selama PPKM Darurat ini, imbuh Ipuk, Pemkab Banyuwangi menggalang solidaritas untuk membantu para pihak yang terdampak kebijakan. Seperti halnya para pelaku usaha ultra mikro yang harus membatasi jam kerjanya. Mulai dengan membagikan sembako hingga insentif untuk warung kecil yang harus tutup pada malam hari.

"Kita telah berikhtiar semaksimal mungkin untuk menekan persebaran Covid-19 ini. Semoga dengan doa bersama ini, akan membuat Banyuwangi segera pulih dari pandemi ini," harapnya.

Acara doa bersama yang digelar oleh Pemkab Banyuwangi bekerja sama dengan Art Osing (ArtOs) Kembang Langit  diikuti oleh sejumlah kalangan. Mulai tokoh masyarakat, tokoh agama, jajaran PNS dan masyarakat umum. Istighotsah dan tahlil dipimpin oleh KH. Muhdor Atim. Sedangkan doa dipanjatkan oleh Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi KH. Zainullah Marwan dan Rektor IAI Darussalam Blokagung Banyuwangi KH. Abdul Munib Syafaat. Sedangkan acara dipandu langsung oleh Katib Syuriyah PCNU Banyuwangi Kiai Sunandi Zubaidi. Mantan Bupati Banyuwnagi Abdullah Azwar Anas ikut bergabung dalam acara ”Banyuwangi Berdoa” tersebut.   

Acara tersebut mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Sekedar tahu, permohonan dari masyarakat yang mengirimkan doa (arwah) sebanyak 1.548 orang, sedangkan yang memohon doa kesembuhan 1.491 orang.

Owner ArOs Kembang Langit Imam Maskun mengaku sangat bersyukur acara yang digelar virtual tersebut diikuti seluruh lapisan masyarakat. ”Kami bersyukur acaranya berlangsung lancer. Acara ini juga disiarkan secara live lewat televisi maupun channel YouTube. Dengan doa ini kami berharap pagebluk Covid segera bisa berlalu,’’ kata Imam Maskun. (sgt/aif)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP