Sabtu, 24 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Pendaftaran Haji Ditutup Selama PPKM Darurat

22 Juli 2021, 06: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Foto ilustrasi warga melakukan pengurusan dokumen haji/umroh di kantor Kemenag Surabaya.

Foto ilustrasi warga melakukan pengurusan dokumen haji/umroh di kantor Kemenag Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi menutup sementara waktu layanan pendaftaran haji hingga Selasa (20/7) mendatang.  Kebijakan tersebut seiring dengan berlakunya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak Sabtu lalu (3/7)

Kepala Kantor Kementerian Agama Banyuwangi, H.Slamet menjelaskan, penutupan pelayanan tersebut sesuai dengan surat edaran (SE) Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor : 05001/DJ.II/Dt.11.11/HK.00.7/07/2021. Sehingga masyarakat  akan mendaftarkan di Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) ditutup. “Untuk sementara selama PPKM Darurat ini pelayanan pendaftaran haji di kantor Kemenag Banyuwangi ditutup,” ungkap Slamet.

Petugas di kantor Kemenag Banyuwangi juga melakukan work from home (WFH). Dengan penutupan sementara layanan pendaftaran haji ini, dia mengimbau agar masyarakat akan mendaftar sebaiknya menyimpan uang terlebih dahulu sembari menunggu aturan lebih lanjut dari Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama. “Uang lebih baik di simpan dulu. Setelah dibuka kembali nanti bisa langsung mendaftar untuk mendapatkan porsi dari Kemenag,” imbaunya.

Baca juga: Dapat Rantang Duafa, Ibu Tasmi: Mudah Mudahan Bermafaat

Sementara itu untuk pembatalan atau Penarikan Biaya Pelaksanaan Ibadah Haji (BPIH), kata Slamet, selama PPKM darurat masih tetap bisa dilayani. Calon Jamaah Haji (CJH)  tahun 2020-2021 hendak mengambil setoran BPIH masih bisa dilayani, mengingat kondisi darurat, bisa jadi CJH membutuhkan dana. “Untuk pembatalan atau pengambilan BPIH tetap kita layani. Nanti akan kami proses. Yang penting syarat dan ketentuannya semua terpenuhi,” jelasnya.

Slamet menambahkan, layanan di Kantor Kemenag sementara diberlakukan WFH. Hanya keperluan  bersifat mendesak dilayani. Begitu juga untuk pelayanan di Kantor Urusan Agama (KUA) masih tetap buka mulai pukul 08.00-140.00. Dan jumlah pekerja yang masuk dibatasi hanya 25 persen saja.

Mengenai nikah,  pernikahan yang pendaftaran dilakukan sebelum 3 Juli 2021 atau sebelum penerapan PPKM darurat tetap dilayani dengan standar protokol kesehatan ketat. Namun untuk pendafataran nikah saat diberlakukannya PPKM darurat maka tidak bisa dilayani untuk sementara waktu. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan layanan, ini semata-mata mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus korona khususnya di Banyuwangi,” tandasnya. (ddy/afi)

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news