Senin, 20 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Cegah Kecurangan, Polresta Banyuwangi Bentuk Satgas Oksigen dan Obat

21 Juli 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

CEK TABUNG OKSIGEN: Tim Satgas Oksigen dan Obat Polresta Banyuwangi memeriksa persediaan oksigen di PT Gas Samator, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, kemarin.

CEK TABUNG OKSIGEN: Tim Satgas Oksigen dan Obat Polresta Banyuwangi memeriksa persediaan oksigen di PT Gas Samator, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, kemarin. (Mustijat for RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Meningkatnya permintaan oksigen dan obat untuk penanganan pasien Covid-19 mengundang perhatian Polresta Banyuwangi. Untuk mengantisipasi adanya penimbunan, Polresta Banyuwangi membentuk Satgas Gakkum Nusa II. Tugas tim Satgas mengawasi ketersediaan oksigen dan obat di Banyuwangi.

Satgas beranggotakan  30 personel Reskrim Polresta Banyuwangi. Mereka bertugas untuk mengecek penjualan harga eceran tertinggi (HET). Tim tersebut disebar ke seluruh distributor tabung oksigen dan obat.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu melalui Kasatreskrim AKP Mustijat Priambodo mengatakan, Satgas diterjunkan untuk melakukan pengecekan terhadap dugaan adanya penyimpangan masalah alat kesehatan. Salah satunya ketersediaan oksigen dan obat-obatan. ”Tim Satgas sudah turun dan melakukan pengecekan. Tim kita bentuk untuk mengantisipasi adanya kecurangan dalam penjualan oksigen dan obat,” terangnya.

Baca juga: Covid Tak Terkendali, PKS Jatim Ajak Masyarakat Gelar Istighotsah

Dengan adanya satgas, tidak ada kasus penimbunan oksigen maupun obat-obatan. Di Banyuwangi, kata Mustijat,  persediaan oksigen untuk rumah sakit (RS) semakin menipis. ”Persediaan menipis, sedangkan banyak yang membutuhkan di RS. Dalam kondisi saat ini, keselamatan pasien Covid-19 sangat diutamakan,’’ terangnya.

Mustijat menambahkan, tim satgas juga melakukan pengecekan dan pengawasan ketersediaan oksigen di RS rujukan Covid-19. Pengecekan dilakukan untuk melihat ketersediaan oksigen oleh distributor di Banyuwangi. ”Ini untuk mencegah jangan sampai rumah sakit terlambat dalam pengisian oksigen,” pungkasnya. (rio/aif)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya