Minggu, 19 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

14 Ruas Jalan Menuju Pusat Kota Banyuwangi Ditutup

21 Juli 2021, 12: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

TEKAN MOBILITAS WARGA:  Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu memantau penutupan jalur masuk menuju kota Banyuwangi, Sabtu malam (10/7).

TEKAN MOBILITAS WARGA: Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu memantau penutupan jalur masuk menuju kota Banyuwangi, Sabtu malam (10/7). (Bagus Rio/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Polresta Banyuwangi memberlakukan skema buka tutup akses menuju pusat kota Banyuwangi. Ada 14 titik menuju pusat kota yang ditutup pada malam hari. Penutupan dimulai pukul 19.00 hingga 04.00.

Penutupan tersebut semata untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dan suksesnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM) Darurat. Empat belas titik tersebut adalah Simpang Empat Penataban, Cungking, Mojopanggung, Baluk, Karangente, Kertosari, Masjid Agung Baiturrahman, Lateng, Simpang Tiga Sukowidi, Jalan Borobudur, dan Simpang Lima kota Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, penutupan jalan dalam rangka menyukseskan PPKM Darurat  serta  mengurangi mobilitas masyarakat. Penutupan jalan poros, lanjut Nasrun, sebagai upaya menyekat masyarakat yang nekat keluar pada malam hari.. "Ini untuk mengantisipasi terjadinya kerumuman masyarakat," terangnya.

Baca juga: 1.500 Paket Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Selama penutupan dan penyekatan arus, lanjut Nasrun, petugas juga melakukan pemeriksaan kepada masyarakat yang hendak melintas di jalan. Jika memang tidak ada kepentingan mendesak, tidak usah keluar rumah. "Akses jalan ditutup total pada malam hari, termasuk di sekitar RTH dan jalan poros kota," katanya.

Nasrun menjelaskan, patroli skala besar juga berlaku  di 25 kecamatan. Dalam kegiatan tersebut difokuskan kepada kegiatan PPKM Darurat. "Semua ini dilakukan demi kebaikan masyarakat karena menyangkut urusan nyawa," tegasnya.

Selain mengantisipasi kerumunan, masih kata Nasrun, pihaknya juga mengantisipasi adanya aksi kriminalitas. Masyarakat juga merasa aman selama PPKM Darurat. "Kami berharap masyarakat bisa memahami dan ikut serta menyukseskan PPKM Darurat," terangnya. (rio/aif)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya