Jumat, 30 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Ikhtiar Akhiri Pandemi, Pemkab Gelar Istighotsah dan Tahlil

21 Juli 2021, 10: 45: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi

Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi (Dok.RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Ikhtiar mengakhiri pandemi Covid-19 terus dilakukan Pemkab Banyuwangi. Melalui berbagai cara. Mulai mengintenstifkan vaksinasi, penambahan bed untuk penanganan pasien Covid-19, menyiapkan tempat isolasi terpusat, maupun penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kabupaten ujung timur Pulau Jawa.

Lebih dari itu, upaya lain juga terus dilakukan. Salah satunya dengan mengintensifkan edukasi pencegahan penularan Covid-19 kepada lintas elemen. Tidak berhenti sampai di situ, malam ini (12/7) pemkab juga bakal menggelar istighotsah dan tahlil bertajuk “Banyuwangi Berdoa”.

Sejumlah tokoh bisa dipastikan mengikuti istighotsah dan tahlil yang rencananya digelar  secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting tersebut. Di antaranya Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj, Bupati Ipuk Fiestiandani, Rais Syuriah Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi KH. M. Zainullah Marwan, serta Rektor Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blok Agung H. Ahmad Munib Syafaat.

Baca juga: Ipuk: “Disiplin Prokes Kunci Penanganan Covid-19”

Istighotsah dan tahlil akan dipimpin KH. Muhdor Atim. Selama acara berlangsung akan dipandu moderator Kiai Sunandi Zubaidi.

Sementara itu, selain digelar memanfaatkan aplikasi Zoom Meeting, Istighotsah dan tahlil tersebut bakal ditayangkan secara langsung melalui Youtube channel Pemkab Banyuwangi.

Melalui kegiatan tersebut, pemkab mengajak lintas elemen masyarakat untuk bersama-sama memohon perlindungan kepada Allah SWT serta berdoa agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. Selain itu, ajang ini juga digelar untuk memanjatkan doa untuk kesembuhan bagi warga yang tengah sakit serta tahlil untuk mereka yang telah wafat.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar menangani Covid-19. “Mari kita bersama-sama berdoa kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu,” ujarnya.

Selain berdoa, Ipuk kembali menyerukan agar seluruh warga taat disiplin protokol kesehatan (prokes) serta melaksanakan PPKM Darurat dengan sebaik-baiknya. “Ini semua merupakan ikhtiar kita bersama. Mari kita lindungi diri, keluarga, dan orang-orang terdekat dari bahaya Covid-19 dengan berdisiplin prokes,” pungkasnya. (sgt/aif)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news