Jumat, 30 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis

Pasar Sangkar Burung Cukup Menjanjikan, Seminggu Kirim 1000 Unit

21 Juli 2021, 08: 45: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

TINGGI: Pekerja menggantung sangkar di gudang milik Anang Agusta di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng kemarin (11/7).

TINGGI: Pekerja menggantung sangkar di gudang milik Anang Agusta di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng kemarin (11/7). (Shulhan Hadi/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Tingginya peminat burung, berdampak baik bagi para perajin sangkar. Setiap minggunya, permintaan sangkar di Banyuwangi menembus hingga ribuan unit.

Agusta Anang, 27, salah satu agen sangkar di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, mengungkapkan dalam seminggu biasa mengirim antara 500 hingga 1000 unit sangkar ke sejumlah pengecer di beberapa daerah di Kabupaten Banyuwangi. Tingginya permintaan itu, karena penggila burung cukup tinggi. Jumlah burung yang dimiliki setiap orang, juga tidak sedikit. “Ada satu orang burungnya ratusan, dan semua butuh sangkar,” jelasnya.

Sangkar yang dikirim itu, terang dia, untuk jenis ayam dan burung. Sangkar ayam biasaya didatangkan dari perajin lokal Banyuwangi. Sedangkan sangkar burung, dia bekerja sama dengan semua perajin di Indonesia, dan sebagian besar dari Jogjakarta. “Kurungan ayam bikinan orang sini,” terangnya.

Baca juga: Digelar di Kantor Desa, Hajatan Kades Temuguruh Dibubarkan

Harga sangkar bervariasi, dia juga menerapkan pembelian grosir dan eceran. Harga satu sangkar mulai Rp. 60 ribu hingga di atas Rp. 1 juta. Saat ini, permintaan yang cukup banyak sangkar kenarian dengan harga mulai Rp. 600 ribuan, dan sangkar kosan dengan harga sekitar Rp. 350 ribu.

Mahal dan murahnya sangkar, jelas dia, di samping dipengaruhi bentuk dan pewarnaan, juga bahan baku yang digunakan. Selain kayu jati, sangkar itu itu bahan yang digunakan ada yang sejenis fiber. “Kayu jati dan catnya pakai airbrush, itu mahal karena awet,” terangnya.(sli/abi)

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news