Jumat, 30 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Features
icon featured
Features
Legenda Persewangi Tempoe Doeloe

Ruli Novianto; Striker Keceng itu Kelola Bengkel Motor

21 Juli 2021, 07: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

MENGECAT: Aktivitas Ruli Novianto di bengkel motor yang dikelolanya di Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, Banyuwangi.

MENGECAT: Aktivitas Ruli Novianto di bengkel motor yang dikelolanya di Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, Banyuwangi. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Pencinta bola Banyuwangi pasti ingat nama Ruli Novianto. Sudah belasan gol dia sumbangkan saat membela Persewangi. Kini striker keceng (kurus) yang dikenal gesit itu menekuni usaha bidang otomatif. 

Ruli merupakan anggota skuad Persewangi pada kisaran tahun 199 sampai 2006. Pada periode tersebut, dia merupakan salah satu penggedor gawang lawan andalan skuad The Lasblang alias Laskar Blambangan (sebutan Persewangi). Ya, selama membela Persewangi, pria asal Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, itu berposisi sebagai penyerang alias striker.

Bersama Ruli, Persewangi mencatat sejarah indah. Klub dengan warna kebesaran merah-hitam, ini pernah sukses promosi ke Divisi I Nasional alias satu tingkat di bawah kompetisi sepak bola teratas di tanah air kala itu, yakni Liga Indonesia.

Ruli Novianto (kiri) menjadi striker andalan Persewangi di awal 2000-an.

Ruli Novianto (kiri) menjadi striker andalan Persewangi di awal 2000-an. (Bayu Saksono/RadarBanyuwangi.id)

Baca juga: Khoirur Rofik Fokus Bertani, Hanya Main saat Kangen

Kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, Ruli menceritakan awal mula dirinya bergabung dengan Persewangi. Dia mengungkapkan, sekitar tahun 1999, tepatnya saat masih menempuh studi di Sekolah Menengah Atas (SMA), dirinya berhasil menjadi pencetak gol terbanyak alias top scorer Piala Bupati. Saat itu dirinya membela Klub Sepak Bola Tunas Penataban yang dilatih oleh ayahnya sendiri, yakni Slamet Subagyo.

Keberhasilan menjadi top scorer Piala Bupati itulah yang mengantarkan Ruli masuk skuad Persewangi. Dia langsung direkrut sebagai bagian skuad Persewangi Senior. Namun begitu, lantaran usianya yang masih muda kala itu, pada perjalanan selanjutnya, pria kelahiran 1983 ini juga menjadi bagian skuad Persewangi Junior dalam mengarungi sejumlah kompetisi. Termasuk piala Suratin.

Ruli menuturkan, selama membela Persewangi, dirinya sebelas kali berhasil melesakkan bola ke gawang lawan. Bahkan, pada salah satu pertandingan super penting, yakni play off Divisi II yang digeber di Sidoarjo, dirinya mencetak tiga gol (hat trick).

Namun sejak beberapa tahun lalu Ruli sudah tidak lagi aktif menjadi pemain Persewangi. Dia pun memilih menekuni usaha bengkel sepeda motor di sekitar kediamannya di Kelurahan Penataban. Keahlian reparasi sepeda motor tersebut dia peroleh dari ayahnya. “Yang penting halal, Mas. Bisa memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Meski demikian, Ruli tidak seratus persen meninggalkan dunia sepak bola yang amat dicintainya tersebut. Dia pun bergabung dengan klub Persewangi Legend yang anggotanya merupakan para mantan personel Persewangi. “Saya bersama teman-teman Persewangi Legend biasanya tanding sebulan sekali dengan klub lain. Kadang main di Banyuwangi, kadang juga di luar kota,” pungkasnya. (sgt/bay)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news