Senin, 20 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Satlantas Gencarkan Sosialisasi Prokes

20 Juli 2021, 21: 15: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SOSIALISASI: Sejumlah personel Satlantas Polresta Banyuwangi, gencarkan sosialisasi protokol kesehatan di sejumlah persimpangan jalan, kemarin (8/7).

SOSIALISASI: Sejumlah personel Satlantas Polresta Banyuwangi, gencarkan sosialisasi protokol kesehatan di sejumlah persimpangan jalan, kemarin (8/7). (Bagus Rio/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi terus menggenacarkan sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) kepada sejumlah pengendara. Sosialisasi itu, dilakukan di sejumlah titik ruas jalan  Banyuwangi, kemarin (8/7).

Setidak ada tiga lokasi menjadi sasaran. Ketiga lokasi tersebut di Jalan Letjen S Parman, Jalan Diponegoro dan Jalan Jenderal Sudirman. Para personel melakukan sosialisasi dengan membawa sejumlah papan imbauan.

Mereka juga membawa pengeras suara memberikan imbauan kepada para pengendara yang melintas. ”Kegiatan ini sosialisasi penerapan protokol kesehatan terhadap para pengendara yang melintas,” ujar Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu melalui Wakasatlantas, Kompol Datik Hariyati.

Baca juga: Penyedia Upal Dolar Mulai Jalani Sidang

Menurut Datik, sosialisasi ini digencarkan untuk meningkatkan kesadaran kepada masyarakat dalam penggunaan masker. Selain itu, untuk menekan mobilitas masyarakat. ”Kita harap masyarakat bisa manut dengan aturan sudah diberlakukan yaitu PPKM Darurat,” katanya.

Sosialisasi ini, jelas Datik, memang hanya dilakukan di sejumlah jalur dirasa banyak pengendara melintas. Terutama di simpang traffic light di sekitar kota. ”Demi menekan angka penyebaran, sosialisasi ini terus digencarkan siang hingga malam hari,” cetusnya.

Dengan sosialisasi ini, kata Datik, memang diharapan adanya peningkatan kesadaran masyarakat. Agar, bisa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. ”Kita hanya ingin masyarakat lebih sadar dengan penerapan protokol kesehatan, agar bisa menekan angka penyebaran Covid-19  Banyuwangi,” terangnya.

Salah satu pengendara, Rozikin mengaku kaget dengan banyaknya polisi berada di sekitar traffic light. Namun, setelah melintas, melihat adanya imbauan  dilakukan. ”Cukup bagus sebenarnya, hanya sempat kaget saja. Saya kira pemeriksaan atau tilangan,” kata lelaki 50 tahun tersebut.

Rozikin mengatakan, dengan sosialisasi seperti tersebut memang cukup meningkatkan kesadaran para pengendara tidak mengenakan masker. Karena, beberapa pengendara tidak mengenakan maskernya, langsung mengenakan masker. ”Biasanya para pelanggar takut ketika ada polisi, sehingga sangat bagus jika sosialisasi tersebut sering dilakukan,” pungkas warga Kecamatan Giri tersebut.(rio/afi)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya