Jumat, 30 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Pelanggar Prokes Langsung Sidang di Tempat

20 Juli 2021, 21: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SIDANG DITEMPAT: Hakim, I Gede Purna Guti memimpin jalannya sidang kepada pelanggar prokes di kantor Satgas Covid-19, Kamis malam (8/7).

SIDANG DITEMPAT: Hakim, I Gede Purna Guti memimpin jalannya sidang kepada pelanggar prokes di kantor Satgas Covid-19, Kamis malam (8/7). (Bagus Rio/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Para pelanggar protokol kesehatan (prokes) melintas di Jalan A Yani, dibuat kapok. Pelanggar prokes dikenakan sanksi dan menjalani sidang di tempat kantor Satgas Covid-19, Kamis malam (8/7).

Pelanggar prokes tersebut, terjaring razia yustisi digelar aparat gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. Operasi yustisi digelar di depan Kantor Satgas Covid-19 itu, masih ditemukan para pelanggar prokes.

Setidak ada sembilan orang dikenakan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring) dan sanksi adminitrasi. Pelanggar prokes kebanyakan tidak mengenakan masker dan mengenakan masker tidak benar atau diletakkan di bawah mulut.

Baca juga: Korban Kesepuluh Kapal Tenggelam Ditemukan

Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu melalui Wakapolresta, AKBP Didik Hariyanto mengatakan, operasi yustisi dilaksanakan sesuai dengan adanya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Dalam operasi tersebut, memang menyasar sejumlah para pelanggar prokes. ”Kegiatan ini dilakukan pendisiplinan kepada masyarakat, agar masyarakat sadar dalam penggunaan masker,” katanya.

Pencegaan penularan Covid-19 ini, jelas Didik, memang salah satunya penggunaan masker. Makanya, dengan pendisiplinan ini masyarakat bisa mengingat jika tidak mengenakan masker bisa dikenakan sanksi. ”Masker ini bukan hiasan, maka penggunaannya harus benar-benar sesuai. Karena  menutupi hidung dan mulut, agar mencegah penularan Covid-19,” terangnya.

Adanya kegiatan ini, kata Didik, terlihat kesadaran masyarakat dalam penggunaan masker masih 80 persen. Dengan adanya kegiatan operasi yustisi dan imbauan sudah dilakukan, diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat hingga 100 persen. ”Sangat besar harapan kami, masyarakat bisa memahami dan bisa mengimplementasikan penggunaan masker dalam kegiatan sehari-harinya,” ungkapnya.

Ketua PN Banyuwangi, Nova Flory Bunda mengatakan, dalam pelaksanaan sidang di tempat ini setidak ada sembilan orang pelanggar. Sidang dipimpin langsung I Gede Purna Dita tersebut, menjatuhkan hukuman kepada sembilan pelanggar tersebut. ”Ada sembilan orang dikenakan sanksi denda sekitar Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu, tergantung tingkat pelanggarannya,” katanya.

Denda tersebut, jelas Nova, sudah diatur dalam pasal 27C huruf b Perda Jatim nomor 2 tahun 2020 jo pasal 5 (1) hurus a Pergub Nomor : 53 tahun 2020, Perbup 51 tahun 2020 tentang protokol kesehatan. Dendanya sudah diatur dalam pasal tersebut, sekitar Rp 250 ribu. ”Kita berikan tolerasi, dengan mengadili para pelanggar menggunakan rasa keadilan. Sehingga, besaran denda sendiri disesuaikan dengan kemampuan masyarakat,” jelasnya.

Nova menjelaskan, menghakimi secara keadilan ini ada beberapa keadilan. Diantaranya keadilan masyarakat, filosofi justice, sosial justice dan moral justice. Jadi, hal tersebut  menjadi landasan para hakim untuk memutus perkara. ”Denda  sudah dibayarkan nanti akan masuk ke kas negara. Terpenting, para pelanggar tidak mengulangi perbuatannya kembali,” paparnya.

Salah satu pelanggar, Rosyid mengaku merasa kapok telah dikenakan denda karena hanya lupa tidak menggunakan masker. Namun, ia mengakui tersebut memang kesalahan sendiri. Sehingga, menerima sanksi denda  dikenakan kepadanya. ”Ya kapok, jadi harus lebih hati-hati lagi untuk terus menggunakan masker saat keluar,” kata lelaki, 58 tahun tersebut.

Rosyid mengimbau kepada masyarakat untuk terus mengenakan masker. Agar, tidak dikenakan denda sepertinya. ”Sebaiknya harus memakai masker, supaya tidak kena denda. Beruntung saya bawa uang, jadi bisa membayar dendanya,” pungkas buruh serabutan tersebut.(rio/afi)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news