Jumat, 30 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Anak Tiri Dicabuli, Berdalih Balas Budi

20 Juli 2021, 17: 15: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

LEMAS: Kanit Reskrim Polsek Bangorejo Iptu Wignyo Asomoro memeriksa tersangka di Mapolsek Bangorejo, kemarin (8/7).

LEMAS: Kanit Reskrim Polsek Bangorejo Iptu Wignyo Asomoro memeriksa tersangka di Mapolsek Bangorejo, kemarin (8/7). (Krida Herbayu/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Perbuatan M, 40, warga Dusun Gunungsari, RT1, RW5, Desa/Kecamatan Bangorejo sungguh keterlaluan. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian itu, tega merenggut keperawanan anak tirinya berinisial DI, 19, yang sudah diasuh selama 10 tahun.

Atas perbuatannya itu, M yang ditangkap polisi setelah ada keluarganya yang lapor ke polsek, kini harus meringkuk di ruang tahanan polsek sambil menjalani pemeriksaan penyidik. “Saya tertarik sejak pertama menstruasi,” kata M.

Selama ini, M sering melihat anak tirinya itu sendiri di rumah. Dan itu, membuatnya tergoda. Awalnya, anaknya itu diraba-raba bagian payudara, tapi lama-lama aksi pelaku semakin kurang ajar. “Saat SD, saya hanya mencumbui, setelah masuk SMP saya tertarik dengan tubuhnya,” ujarnya.

Baca juga: Selama PPKM Darurat, Pengelola Wisata Pilih Bersih-Bersih

Aksi bejat M itu semakin menjadi saat korban mulai mengenal lawan jenis. Selama ini, pelaku mengakui sudah tiga kali melakukan persetubuhan dengan korban. Setiap akan beraksi, pelaku selalu menyampaikan minta balas budi kepada korban karena telah merawatnya. “Saya lakukan di rumah saat kondisi sedang sepi,” terangnya.

Kapolsek Bangorejo AKP Mujiono menjelaskan, terungkapnya  kasus ini bermula saat korban mulai dekat dengan Ahmad Khoirudin, 19, teman laki-lakinya. Saat itu, korban bercerita telah dicabuli oleh ayah tirinya. Mendengar keluhan korban, teman laki-lakinya itu menceritakan kepada Tika Riyani, 38, ibu kandung korban. “Kami juga mendapatkan rekaman percakapan korban dengan tersangka, saat tersangka merayu dengan dalih balas budi selama membesarkan korban,” ungkapnya.

Ibu kandung korban tidak terima putrinya diberlakukan tidak senonoh oleh suaminya. Ia langsung lapor ke polsek. Dari laporan itu, polisi langsung membekuk tersangka di rumahnya dan membawa ke Polsek Bangorejo untuk proses hukum. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti (BB) berupa satu potong kaus lengan pendek warna pink, satu potong rok warna hitam, satu potong BH warna cokelat, dan satu potong celana dalam perempuan warna merah. “Pelaku sering melakukan aksi bejatnya itu siang hari. Saat itu ibu kandung korban sedang bekerja sebagai buruh di home industry,” katanya.(kri/abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news