Jumat, 30 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Selama PPKM Darurat, Pengelola Wisata Pilih Bersih-Bersih

20 Juli 2021, 16: 15: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BERSIH-BERSIH: Pengelola wisata Jopuro, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah melakukan perawatan, kemarin (8/7).

BERSIH-BERSIH: Pengelola wisata Jopuro, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah melakukan perawatan, kemarin (8/7). (Disbudpar BWI for RadarBanyuwangi)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Tempat wisata di Banyuwangi tutup selama PPKM Darurat diberlakukan. Selama tutup, beberapa pengelola destinasi wisata melakukan bersih-bersih.

Salah satunya di destinasi wisata Jopuro, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah. Ketika tim dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi melakukan monitoring dan evaluasi, pengelola destinasi wisata pedesaan tersebut sedang melakukan kerja bakti perbaikan saluran air yang masuk ke kolam. Mereka juga membersihkan sekeliling tempat wisata dari tanaman liar.

Ketua Pokdarwis Wisata Jopuro Joko Suwarno mengatakan, sejak penutupan PPKM Darurat mulai berlaku 3 Juli lalu, pengelola wisata Japuro berinisiatif untuk kerja bakti bersih-bersih dan perawatan. Hal itu dilakukan agar saat dibuka nanti, tempat wisata sudah dalam keadaan baik. Pada hari pertama tutup, pengelola melakukan penyemprotan disinfektan disegala penjuru area.

Baca juga: Puluhan Ton Beras Dibagikan ke Karyawan Toko-Pengemudi Becak

Kemudian dilanjutkan kemarin dengan melakukan perbaikan saluran air. "Ini adalah kesempatan bagi kami para pengelola wisata untuk melakukan perawatan. Jika tidak tutup lama seperti ini, kami susah untuk mengatur waktu perawatan,’’ kata Joko.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi M. Y. Bramuda  menghimbau kepada pengelola wisata untuk melakukan perbaikan dan perawatan tempat wisata selama penutupan sementara. Penutupan tempat wisata di Banyuwangi sendiri tertuang dalam SE nomor 049/SE/STPC/2021 tentang PPKM Darurat Korona Kabupaten Banyuwangi. Dalam poin 12, fasilitas umum meliputi area publik, taman umum, tempat wisata umum, tempat ziarah, kolam renang atau pemandian umum, dan area publik lainnya ditutup sementara.

"Selama destinasi wisata ditutup sementara, kami juga menginstruksikan para pengelola destinasi wisata untuk melakukan bersih-bersih di lingkungan destinasi wisata. Ketika destinasi wisata sudah buka kembali, tentunya siap untuk menerima kunjungan wisatawan,’’ kata Bramuda. (fre/aif)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news