Jumat, 30 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Sports
icon featured
Sports

Taekwondo Ganti Estafet, Satrio Bintang Terpilih Jadi Ketua Pengcab

18 Juli 2021, 15: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

KETUA BARU: Ketua Pengcab TI Banyuwangi periode 2021-2025 Satrio Bintang Johar bersama Ketua TI Banyuwangi sebelumnya, Yanuar Pribadi.

KETUA BARU: Ketua Pengcab TI Banyuwangi periode 2021-2025 Satrio Bintang Johar bersama Ketua TI Banyuwangi sebelumnya, Yanuar Pribadi. (Fredy Rizki/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Banyuwangi kemarin (4/6) menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) untuk memilih ketua baru. Dalam Muskab tersebut, mantan Ketua Bidang Litbang TI Banyuwangi Satrio Bintang Johar terpilih sebagai ketua.

Dia menggantikan Yanuar Pribadi yang sudah lebih dari dua periode menjadi ketua cabor Taekwondo Banyuwangi. Usai terpilih, Satrio mengaku akan melakukan persiapan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi di saat pandemi. Di tengah banyak pembatasan, dia ingin performa atlet-atlet Taekwondo di Banyuwangi tetap terjaga.

Latihan tidak bisa digelar secara massal.  Satrio akan membagi beberapa atlet proyeksi agar dilatih secara privat. Mereka akan dipantau secara berkala. Sedangkan atlet-atlet lainya akan dibagi dengan sistem latihan di rumah. Mereka akan mendapat materi dari para pelatih untuk diselesaikan di rumah. "PR kita untuk Kyorugi, ini sedang kita siapkan bagaimana agar tetap maksimal. Tim proyeksi Porprov kita juga baru siap 30 persen," tegasnya.

Baca juga: PPKM Darurat, Satpas SIM Polresta Banyuwangi Berikan Kompensasi

Ketua Pengprov TI Jawa Timur M. Yusron mengatakan, Banyuwangi menjadi kabupaten ketiga setelah Gresik dan Ngawi yang menggelar Muskab. Secara umum pelaksanaan musyawarah berjalan lancar sesuai tahapan yang ditetapkan. Yusron berharap pengurus baru bisa segera menyesuaikan diri dengan aturan latihan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Rencananya Pengprov akan menyiapkan even-even lagi. Baik poomsae secara virtual maupun even untuk kelas kyorugi. Meskipun, saat ini pelaksanaan even di kelas kyorugi masih harus kembali ditunda setelah diberlakukanya PPKM darurat. "Kita agendakan bulan Juli untuk kejuaraan kyorugi. Karena kondisi seperti ini terpaksa harus ditunda. Kita harap Banyuwangi tetap bisa menjaga kualitas dan kuantitas atletnya," tandasnya. (fre/aif)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news