Minggu, 19 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Sports
icon featured
Sports

Butuh Anggaran, Manajemen Persewangi Temui Sekkab

04 Juli 2021, 08: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BUTUH DUKUNGAN FINANSIAL: Manajemen Persewangi didampingi Askab PSSI, dan KONI menemui Sekkab Mujiono di kantor Pemkab Banyuwangi, kemarin.

BUTUH DUKUNGAN FINANSIAL: Manajemen Persewangi didampingi Askab PSSI, dan KONI menemui Sekkab Mujiono di kantor Pemkab Banyuwangi, kemarin. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Pengurus Persewangi kemarin mendatangi kantor Pemkab Banyuwangi. Mereka meminta pemkab  ikut campur dalam persiapan tim Persewangi dalam mengarungi Liga 3 sesuai dengan Inpres nomor 3 tahun 2019.

Manajer Persewangi Samidi Jos Rudy mengatakan, timnya sudah siap untuk berkompetisi di liga 3. Sebanyak 25 pemain lokal dan 5 pemain luar Banyuwangi sudah berada dalam catatan pemain. Bahkan sebagian pemain sudah dikontrak oleh tim.

Setelah komposisi terbentuk, Persewangi ingin agar pemkab ikut andil dalam persiapan Liga 3, terutama terkait pembiayaan klub selama menjalani kompetisi. Pertemuan tersebut dihadiri Sekkab Mujiono, Ketua KONI Mukayin, Sekretaris ASKAB PSSI Pebdi Arisdiawan, dan Kepala BPKAD Cahyanto Hendri.

Baca juga: Yayasan Sahabat Dhuafa Bangun Kembali Rumah Karmini

Manajemen Persewangi berharap ada solusi untuk membantu keuangan klub, baik dari anggaran APBD maupun bantuan swasta melalui tangan Pemkab Banyuwangi. "Kita tetap menyiapkan tim meskipun liga 3 masih belum pasti. Yang kita butuhkan saat ini bantuan anggaran, baik untuk operasional pemain maupun kontrak mereka," tegas pengusaha galian C tersebut.

Sekkab Mujiono mengatakan pemerintah sangat terbuka membantu tim Persewangi. Bantuan tersebut tentunya disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Jika Persewangi membutuhkan anggaran cepat. kemungkinan pemkab akan mendorong melalui pihak swasta,  baik perorangan maupun perusahaan. "Kalau dana dari pemkab ada mekanisme yang panjang, mungkin sementara kita carikan rekan atau relasi dari pihak swasta yang peduli dengan sepak bola Banyuwangi," kata mantan ketua PBSI Banyuwangi itu.

Sekretaris Askab PSSI Banyuwangi Pebdi Arisdiawan kepada RadarBanyuwangi.id berharap, Banyuwangi bisa menjadi kabupaten yang mengakomodir kebutuhan klub sepak bola sesuai Inpres nomor 3 tahun 2019. Apalagi Jawa Timur menjadi pilot project perwujudan Inpres tersebut. "Mungkin jika tidak melalui APBD kita bisa diarahkan melalui pihak swasta. Saya rasa itu lebih cepat," pungkasnya. (fre/aif)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya