Senin, 20 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi

UMM RAIH PREDIKAT KAMPUS BINTANG TIGA DUNIA

30 Juni 2021, 08: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

MEMANTAPKAN LANGKAH INTERNASIONALISASI: Universitas Muhammadiyah Malang kini meraih predikat kampus bintang tiga dari lembaga QS Stars.

MEMANTAPKAN LANGKAH INTERNASIONALISASI: Universitas Muhammadiyah Malang kini meraih predikat kampus bintang tiga dari lembaga QS Stars. (UMM for RadarBanyuwangi.id)

Share this          

UNIVERSITAS Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil meraih predikat kampus bintang tiga dari lembaga QS Stars. Predikat tersebut berhasil diraih UMM pada Kamis (24/6) lalu. Raihan ini melengkapi rekognisi internasional yang sudah UMM dapatkan sebelumnya, seperti UniRank dan AUN-QA.

Asisten Khusus Rektor Bidang Akreditasi Internasional UMM, Drs. Suparto M.Pd  menerangkan, QS Stars merupakan publikasi tahunan peringkat universitas yang dilakukan oleh Quacquarelli Symonds (QS). Sistem penilaian QS terdiri dari keseluruhan aspek dan subyek peringkat global, bersama liga regional independen (Asia, Amerika Latin, Eropa dan Asia Tengah, Wilayah Arab, dan BRICS). Pemeringkatan ini adalah satu-satunya peringkat internasional telah menerima persetujuan dari lembaga ranking internasional dan berada dalam satu level dengan Academic Ranking of World Universities and Times Higher Education World University Rankings.

Suparto menjelaskan, ada dua model penilaian QS Stars yakni rating dan ranking. Adapun bintang tiga diraih UMM kali ini merupakan hasil dari penilaian rating berdasar beberapa aspek. “Ada delapan aspek  dilihat oleh lembaga ini. Mulai dari fasilitas, internasionalisasi, pengajaran, employability, teaching, academic development, program strength, social responsibility serta inclusiveness,” terang Suparto.

Baca juga: Klaim Bencana Diharapkan Tidak Terlalu Rumit

Menurutnya, predikat bintang tiga ini memiliki banyak manfaat bagi perguruan tinggi, utamanya UMM. Salah satunya sebagai standing academic UMM serta pengakuan di tingkat dunia. Di samping itu juga untuk memudahkan jalan kerja sama dengan universitas dan lembaga internasional lainnya.

Tidak hanya itu, Suparto juga menerangkan bahwa rekognisi  didapat tentu akan memudahkan UMM untuk menggaet mahasiswa internasional. Mereka yang tadi tidak mengetahui Kampus Putih UMM, bisa dengan mudah menilai dengan cara melihat berapa bintang QS Star yang UMM peroleh.

Suparto menilai, langkah ini sejalan dengan program internasional sudah UMM canangkan. Misalnya saja usaha UMM dalam meningkatkan akreditasi dan sertifikasi internasional, membangun kerja sama, pengabdian serta publikasi internasional.

Senada dengan Suparto, Wakil Rektor 1 UMM, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si mengungkapkan, bahwa salah satu kerangka besar capaian UMM adalah internasionalisasi. Syamsul menegaskan bahwa hal itu merupakan hasil dari proses panjang  sudah dirancang sejak lama. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Mendikbud juga turut mempercepat proses tersebut.

Sementara itu, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. bersyukur atas predikat bintang tiga  diperoleh.  Fauzan juga mengungkapkan bahwa hasil ini merupakan bukti apresiasi QS Stars (lembaga yang berkantor di London, Inggris) atas berbagai perbaikan yang UMM lakukan di beberapa lini. “Harapannya, fasilitas yang sudah kami sediakan bisa dioptimalkan oleh para civitas akademika yang ada,” tegasnya. (*/afi)

(bw/*/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya