Minggu, 25 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Orang Tua Lengah, Bocah 2,5 Tahun Nyaris Tewas di Akbar Zoo

17 Juni 2021, 12: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SELAMAT DARI MAUT: Menggunakan kereta dorong, petugas medis RSUD Blambangan membawa AR keluar dari ruang radiologi, kemarin.

SELAMAT DARI MAUT: Menggunakan kereta dorong, petugas medis RSUD Blambangan membawa AR keluar dari ruang radiologi, kemarin. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Nyawa AR, bocah berusia 2,5 tahun asal Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Tegalsari, nyaris melayang kemarin (15/6). Bocah tersebut hampir tenggelam saat asyik bermain air di kolam renang Akbar Zoo, Desa Paspan, Kecamatan Glagah. Beruntung, seorang pengunjung bergegas mengangkat tubuh bocah dari kolam renang anak.

Dari penuturan petugas penjaga kolam, saat ditinggal ibunya untuk salat Duhur, tidak ada yang mengawasi bocah tersebut. Ditambah lagi posisi AR bermain air, jauh dari pengawasan petugas Akbar Zoo. Bocah tersebut bermain tepat di belakang replika kapal yang ada di tengah kolam anak. ”Ada salah satu pengunjung yang melihat bocah tersebut meronta karena tenggelam, lalu dibawa ke tempat datar, direntangkan,” ujar sekuriti Akbar Zoo Yusuf Abdulloh, kepada RadarBanyuwangi.id.

Beruntung, saat itu pengelola langsung membawa AR ke Puskesmas Paspan untuk mendapatkan pertolongan. Balita laki-laki itu akhirnya bisa diselamatkan oleh dokter Puskesmas Paspan, dr Purwanto. AR langsung dirujuk ke IGD RSUD Blambangan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. ”Saya yang menangani langsung tadi. Anak tenggelam itu datang pukul 13.15. Waktu datang dia dalam kondisi mirip meninggal, tidak ada gerak napasnya,” ujar Purwanto.

BUTUH PENGAWASAN KETAT: Kolam renang anak di Akbar Zoo di Desa Paspan, Kecamatan Glagah nyaris merenggut nyawa kemarin. Seorang bocah berusia 2,5 tahun tenggelam saat ditinggal salat Duhur oleh ibunya

BUTUH PENGAWASAN KETAT: Kolam renang anak di Akbar Zoo di Desa Paspan, Kecamatan Glagah nyaris merenggut nyawa kemarin. Seorang bocah berusia 2,5 tahun tenggelam saat ditinggal salat Duhur oleh ibunya (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Baca juga: Prawoto Indarto: Biang Kopi Arabika Ternyata Ada di Lereng Ijen

Dia langsung melakukan penanganan dengan memberikan bantuan pernapasan melalui oksigen sembari memiringkan tubuh bocah tersebut. Setelah 30 menit melakukan tindakan medis, AR tiba-tiba terbatuk, lalu menangis kencang. ”Waktu datang tidak ada suaranya sama sekali. Saya bersyukur sekali akhirnya bisa menyelamatkan nyawa anak itu,” kata Purwanto.

Kapolsek Glagah AKP Imron mengatakan, setelah dibawa ke RSUD Blambangan, kondisi bocah tersebut berangsur membaik. Menurut Imron, kejadian bocah tenggelam tersebut semata akibat kelalaian orang tua dan petugas kolam renang yang mengawasi anak-anak mandi. ”Kejadiannya di kolam anak dengan kedalaman 60 sentimeter. Seharusnya aman, tapi karena tidak diawasi jadi membahayakan,” terang Imron.

Imron meminta kepada pengelola tempat wisata untuk mengawasi lebih ketat para pengunjung, terutama anak-anak yang butuh pengawasan penuh. ”Kita imbau pengunjung untuk mengawasi anak-anak yang bersama mereka,” imbaunya.

Owner Akbar Zoo Nurul Huda berjanji akan memberikan kompensasi kepada pengunjung yang mengalami kejadian nahas di tempatnya tersebut. Pihaknya juga akan terus berkomunikasi sampai memastikan keadaan bocah tersebut benar-benar baik. ”Akan segera kita bangun rumah pengawasan untuk meningkatkan pengamanan di kolam renang,” janjinya. (fre/aif/c1)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news