Rabu, 28 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Polsek Pesanggaran Bekuk DPO Narkoba, BB 1 Kuintal

16 Juni 2021, 16: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BANDAR: Anggota BNN dan Polsek Pesanggaran menangkap Siswoyo di rumah keluarga istrinya di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Sabtu dini hari (12/6).

BANDAR: Anggota BNN dan Polsek Pesanggaran menangkap Siswoyo di rumah keluarga istrinya di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Sabtu dini hari (12/6). (Polsek Pesanggaran for RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Bali bersama Unit Reskrim Polsek Pesanggaran menangkap seorang bandar narkoba yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Siswoyo, 47, di rumah keluarga istrinya di Dusun Krajan, Desa/ Kecamatan Pesanggaran pada Sabtu dini hari (12/6).

Siswoyo yang diringkus sekitar pukul 01.00, itu DPO narkoba Polda Bali dengan barang bukti (BB) sabu sebanyak satu kuintal lebih. “BB disita dari jaringannya yang telah berhasil ditangkap,” terang Kapolsek Pesanggaran, AKP Subandi kepada RadarBanyuwangi.id.

Menurut kapolsek, kronologi penangkapan bandar narkoba itu pada Jumat malam menjelang pukul 24.00, pihaknya dihubungi BNN Bali. Mereka menyampaikan akan menangkap DPO yang ada di Desa/Kecamatan Pesanggaran. “BNN minta dukungan personil,” katanya.

Baca juga: Kabel PLN Menjuntai di Kebun Jeruk Sambimulyo

Untuk mendukung itu, ia menerjunkan dua personil dari reskrim. Penangkapan itu pengembangan pasca penangkapan anggota jaringanya. “Pelaku ditangkap di rumahnya, dan langsung dibawa ke Bali,” ungkapnya.

Kapolsek menyebut sabu sebanyak 106 kilogram milik Siswoyo, sudah diamankan BNN saat penangkapan anak buahnya. Sedangkan tersangka itu, di Pesanggaran sekitar dua hari. “Barangnya tidak ada di sini (Pesanggaran),” dan tidak pernah beredar di sini,” jelasnya.

Pasca penangkapan itu, pihaknya akan memanggil semua jajaran ketua RT untuk berkoordinasi terkait ketertiban warga dan tamu dari luar daerah. Sehingga, jika terjadi hal-hal yang berkaitan dengan hukum, penanganannya akan semakin mudah. “Kita akan segera kumpulkan para kepala desa agar memperketat RT, kemarin itu RT ternyata tahu,” terangnya.(sli/abi)

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news