Minggu, 25 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi
SMKN 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari

Siswa Lulus Dapat Sertifikat dari LSP P3 Pertanian Nasional

13 Juni 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SERIUS: Salah satu asesor LSP Pertanian Nasioanl (kiri) melakukan tes pengetahuan pada salah satu siswa SMK Negeri 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari dalam ujian sertifikasi pada Selasa (8/6)

SERIUS: Salah satu asesor LSP Pertanian Nasioanl (kiri) melakukan tes pengetahuan pada salah satu siswa SMK Negeri 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari dalam ujian sertifikasi pada Selasa (8/6) (DHANNY EKA/JPRG)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - SMK Negeri 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari bekerjasama dengan lembaga sertifikasi profesi (LSP) P3 Pertanian Nasional, menggelar uji sertifikasi pada siswa kelas XII yang telah dinyatakan lulus. Kegiatan itu, digelar selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu (8-9/6).

Dalam uji sertifikasi itu, diikuti 40 siswa yang terdiri siswa laki-laki 16 anak, dan siswa perempuan 24 anak. Mereka itu dari jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). Selama ujian yang diawasi oleh asesor LSP Pertanian Nasional itu, para siswa diminta membuat roti manis. “Alhamdulialh, mereka dinyatakn berkompeten dan berhak menerima sertifikat LSP P3 Pertanian Nasional,” ujar Ketua Prodi APHP, Widya Setyarini

Kepala SMK Negeri 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari, Dr. Umar Said kepada RadarBanyuwangi.id mengatakan, uji sertifikasi ini untuk membekali para siswa dalam masuk ke dunia industri. Sehingga, mereka bisa langsung bekerja sesuai kompetensi atau keahliannya. “Kami menggunakan sertifikat yang P3 karena orentasinya kerja atau yang sesuai dunia industri,” terangnya.

PROFESIONAL: Asesor LSP Pertanian Nasional bersama dewan guru dan siswa SMK Negeri 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari usai ujian sertifikasi pada Rabu (9/6)

PROFESIONAL: Asesor LSP Pertanian Nasional bersama dewan guru dan siswa SMK Negeri 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari usai ujian sertifikasi pada Rabu (9/6) (DHANNY EKA/JPRG)

Baca juga: Ratusan Armada AMBI Blokir Jalan, Jalur Banyuwangi-Jember Macet

Umar menyampaikan, kedepan akan menggandeng masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas kompetensi dan keahliannya. Uji sertifikasi ini bukan hanya untuk masuk dunia industri formal, tetapi bisa digunakan untuk anak-anak yang ingin berwirausaha. “Dengan mengantongi sertifikat industri ini, kami  berharap para siswa bisa dapat bersaing di dunia industri,” harapnya.

Asesor LSP Pertanian Nasional, Ariani Kusumaningrum mengatakan ujian sertifikasi ini ada tiga kreteria penilaiannya, yaitu keterampilan 70 persen, pengetahuan 20 persen, dan sikap kerja 10 persen. Dalam penilaiannya berkompeten apa tidak berkompeten. “Jadi bukan lulus atau tidak lulus,” terangnya.

Bagi yang berkompeten, jelas dia, berhak menerima sertifikat dari LSP Pertanian Nasional yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). “Sertifikat ini ada logo garudanya, yang artinya diakui secara nasional oleh dunia usaha dan dunia industri,” ungkapnya.(abi)

(bw/*/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news