Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Diguyur Hujan Semalaman, Tanah di Songgon Amblas

11 Juni 2021, 22: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

RETAK: Tanah dekat perumahan penduduk di Dusun Gumukcandi, Desa/Kecamatan Songgon amblas setelah diguyur hujan, kemarin (9/6).

RETAK: Tanah dekat perumahan penduduk di Dusun Gumukcandi, Desa/Kecamatan Songgon amblas setelah diguyur hujan, kemarin (9/6). (KRIDA HERBAYU/JPRG)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Warga yang tinggal di di Dusun Gumukcandi, Desa/Kecamatan Songgon dibuat heboh kemarin (9/6). Tanah yang ada di kampung itu tiba-tiba retak dan amblas setelah semalaman diguyur hujan deras.

Tanah yang retak dan amblas itu, berada di pinggir jalan di daerah dataran tinggi. Di bawahnya, ada empat rumah milik warga yang terancam. “Bila tanah itu longsor, akan menimpa beberapa rumah warga,” terang Pj Kepala Desa Songgon, Tanto Sulistriyono.

Menurut Tanto, tanah yang retak dan amblas di Dusun Gumukcandi, Desa/Kecamatan Songgon, itu setelah sebelumnya turun hujan yang cukup deras. Hujan itu, turun hampir semalam penuh. “Tanah yang retak dan amblas itu panjangnya 10 meter dengan kedalaman hampir satu meter,” kata Tanto kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca juga: PPDB Jalur Prestasi Kurang Peminat

Tanto menyebut tanah yang amblas itu berada di pinggir jalan dengan posisi dataran tinggi. Di bawahnya, ada empat rumah milik Juma'i, 50; Maat, 51; Rohman, 40, dan Ibnu, 39. “Untungnya tidak sampai longsor, kalau longsor empat rumah itu jadi korban,” ujarnya.

Tanah yang kini telah amblas itu, masih kata dia, kondisinya masih labil. Bila terjadi hujan susulan dengan intesitas yang tinggi, maka berpotensi longsor. “Saat ini termasuk daerah rawan longsor,” terangnya pada RadarBanyuwangi.id.

Untuk mengantisipasi meluasnya tanah yang amblas dan longsor, Tanto menyampaikan akan segera membangun plengsengan di tepi jalan yang amblas itu. “Kami akan ajukan pembangunan plengsengan,” ungkapnya.

Kapolsek Songgon, Iptu Eko Darmawan mengaku sudah cek ke lokasi bersama tiga pilar. Dalam kejadian itu, tidak ada korban. “Tiga pilar sudah berkoordinasi untuk penanganan tanah yang amblas itu,” katanya.(kri/abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news