Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Gendak Mengajar, Tabrakan, Nyawa Guru Melayang

11 Juni 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

OLAH TKP: Anggota unit Laka Lantas Polsek Rogojampi melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan lalu lintas di Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, kemarin (8/6)

OLAH TKP: Anggota unit Laka Lantas Polsek Rogojampi melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan lalu lintas di Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, kemarin (8/6) (SUHARTO FOR RABA)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Kecelakaan yang melibatkan motor Honda Beat dan motor Yamaha Jupiter terjadi di Desa Jalan Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, pukul 07.10 kemarin (8/6). Akibat kecelakaan ini, seorang guru sekolah dasar meninggal dunia. 

Kejadian ini bermula saat pengendara motor Honda Beat baru tanpa nomor polisi (nopol) dikendarai Muryoto, 59, berboncengan dengan istrinya, Sri Sundari, 50, warga Dusun Gurit, Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi melaju dari arah selatan. Dari arah bersamaan tepat di depannya, melaju motor Yamaha Jupiter nopol DK 4879 UW yang dikendarai Masmu’ah, 48, warga Dusun Jajangsurat, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi.

Sesampainya di Dusun Krajan, Desa Benelan Lor, Muryoto tidak mengetahui adanya kendaraan yang hendak menyeberang ke kanan. Karena jarak terlalu dekat, dia tidak bisa menguasai laju kendaraannya sehingga terjadilah senggolan. ”Dari saksi di lokasi kejadian menyebutkan, motor Yamaha Jupiter ini berjalan pelan dan berbelok arah ke kanan. Karena jarak yang terlalu dekat, bagian depan motor Honda Beat menabrak sisi samping Yamaha Jupiter,” ungkap Kanit Lantas Polsek Rogojampi Ipda Suharto.

Baca juga: Belum Ada CJH yang Refund Pelunasan Haji

Akibat senggolan dua kendaraan itu, Sri Sundari mengalami luka berat di bagian kepala. Guru SD itu kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Rogojampi. Sri mengalami pendarahan hebat di hidung dan telinga kanan. Tak berapa lama kemudian, Sri Sundari dinyatakan meninggal dunia.

Sedangkan Muryoto, suami Sri, mengalami luka robek di kedua siku kaki, robek pada pelipis kanan, dan luka lecet kedua tangan. Sementara kondisi pengendara Jupiter, Masmu’ah mengalami luka lebam pada kaki kiri, tangan kiri, dan lecet pada tangan dan kaki kanan. Semua korban yang terlibat kecelakaan langsung dilarikan dan dirawat di RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi.

Motor yang terlibat kecelakaan juga rusak pada dek kiri bawah pecah. Di lokasi kejadian, kondisi jalan cukup baik. Hanya posisi jalan sedikit menanjak dan menikung. ”Penyebab kecelakaan diduga karena kurang kehati-hatian pengendara motor,” tandas Suharto kepada RadarBanyuwangi.id.

Salah seorang tetangga korban, Bintoro mengaku bahwa Sri Sundari pagi itu hendak berangkat mengajar di SDN Gombolirang dengan diantar suaminya, Muryoto. ”Ini baru selesai pemakaman. Bu Sri Sundari ini orangnya baik, saya juga kaget ada berita duka ini,” tutur Bintoro.

Di lokasi kejadian, kata Bintoro, memang kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Tidak hanya pagi, siang sampai malam hari juga kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. ”Kawasan itu jalannya memang lurus dan baik, tapi sering terjadi kecelakaan di sana,” tandas Bintoro. (ddy/bay/c1)

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news