Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Belum Ada CJH yang Refund Pelunasan Haji

11 Juni 2021, 13: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BATASI KUNJUNGAN: Jamaah melaksanakan salat di Masjidilharam, Makkah, dengan menjaga jarak.

BATASI KUNJUNGAN: Jamaah melaksanakan salat di Masjidilharam, Makkah, dengan menjaga jarak. (AFP)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi membatalkan pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Indonesia untuk tahun keberangkatan 2021 M/1442 H. Kemenag RI pun mempersilakan CJH melakukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

Meski demikian, hingga kemarin (7/6) masih belum ada calon jamaah haji (CJH) asal Banyuwangi yang melakukan pengembalian setoran (refund) Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). ”Sampai hari ini (kemarin sore) belum ada CJH yang mengajukan refund BPIH ke Kantor Kemenag Banyuwangi,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Banyuwangi H Moh. Jali kepada RadarBanyuwangi.id.

Menurutnya, belum adanya CJH yang me-refund BPIH tersebut karena belajar dari pengalaman pembatalan pemberangkatan CJH pada tahun 2020 lalu. ”Kalau tahun lalu ada tujuh CJH yang melakukan refund, tapi untuk tahun ini masih belum ada,” jelasnya.

Baca juga: 284 Mantan THL Segera Kembali Bekerja

Sementara itu, Sekretaris Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK-KBIHU) Banyuwangi Syamsul Anam meminta agar calon jamaah haji (CJH) yang gagal berangkat haji tahun ini tetap bersabar dan tidak menarik kembali Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPH) yang sudah disetor. ”Memang CJH dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan. Tapi tentu ada proses atau tahap yang harus dilalui,” tegasnya.

Sejak ada kebijakan Kementerian Agama mengenai pembatalan pemberangkatan jamaah haji, setoran pelunasan BPIH yang dibayarkan akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). ”Kalau CJH yang sudah melakukan pelunasan, maka prosesnya akan mudah. Tapi kalau sampai melakukan penarikan BPIH, maka prosesnya akan susah karena harus mulai awal lagi. Itu pun dengan kemungkinan adanya kenaikan biaya,” pungkas Syamsul. (ddy/afi/c1)

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news