Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Situbondo
icon featured
Situbondo

Antisipasi Ledakan Kasus Positif dari Madura

10 Juni 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

LANGSUNG DIPERIKSA: Penumang dari Kangean di rapid antigen sesampainya di Pelabuhan Jangkar kemarin. Pengetatan ini karena Covid-19 di Madura sedang tinggi.

LANGSUNG DIPERIKSA: Penumang dari Kangean di rapid antigen sesampainya di Pelabuhan Jangkar kemarin. Pengetatan ini karena Covid-19 di Madura sedang tinggi. (HABIBUL ADNAN/JPRS)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Pulau Madura terjadi ledakan kasus positif Covid-19, belakangan ini. Terutama di Kabupaten Bangkalan. Karena itu, Pemkab Situbondo mulai melakukan upaya antisipasi terkait kemungkinan adanya penularan berasal dari Pulau Garam tersebut.

Sekda Syaifullah mengaku, salah satu upaya antisipasi tersebut, dengan mentracing setiap warga yang datang dari Pulau Madura melalui Pelabuhan Jangkar. “Penumpang yang datang dari Raas, Sepudi, dan tempat-tempat lainnya di Madura akan dirapid antigen,” jelasnya.

Dia mengaku, pemeriksaan tersebut dimulai kemarin (07/06). Ada sekitar 150 penumpang dari Kangean langsung rapid tes antigen sesampainya di Pelabuhan Jangkar pada pukul 17.00 kemarin. “Alhamdulillah, tidak ada yang positif,” tambah Syaifullah kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca juga: Serangan Semakin Menggila, Pemerintah Diminta Turun

Dia menjelaskan, satgas telah mengirimkan rapid tes antigen ke Pelabuhan Jangkar. Dalam beberapa hari ke depan, kebutuhan rapid tes masih mencukupi. “Nanti akan dirapatkan  lagi untuk antisipasinya. Kira-kira sampai kapan dan seperti apa teknis antisipasi ini,” imbuhnya.

Pada prinsipnya, pemerintah tidak ingin terjadi lonjakan kasus di Situbondo. Termasuk potensi penularan dari Pulau Madura. Oleh sebab itulah, perlu langkah-langkah terukur dan terarah. “Covid-19 di Madura sedang tinggi, sehingga tidak bisa dientengkan,” terangnya.

Apalagi banyak warga dari Madura tinggal di Situbondo. Jika ada di antara mereka positif Covid-19, maka berpotensi menularkan kepada anggota keluarga maupun kerabatnya yang ada di Situbondo. "Inilah yang harus diantisipasi," katanya.

Syaifullah meminta kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Dia berharap agar anjuran pemerintah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.Seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan pada air mengalir menggunakan sabun. (bib)

(bw/bib/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news