Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Sakit Sejak 2018, Wartawan Senior Jamhari Akhirnya Berpulang

08 Juni 2021, 16: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Almarhum Jamhari

Almarhum Jamhari (Dok.RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Insan pers Banyuwangi berduka kemarin. Salah seorang wartawan senior Banyuwangi, Jamhari, meninggal dunia pada usia 61 tahun setelah cukup lama didera sakit. Jamhari meninggal dunia pada Minggu (6/6) pukul 20.00 di rumahnya Kelurahan Kertosari, Banyuwangi. 

Sejak jatuh sakit pada 2018, mantan wartawan Duta Masyarakat itu banyak menghabiskan waktu di rumah.  ”Sepuluh hari sebelum hari raya Lebaran, Kang Jam (panggilan Jamhari) terjatuh di kamar. Dia tak bisa lagi berjalan,’’ ujar Abdul Karim, adik kandung Jamhari kepada RadarBanyuwangi.id.   

Jenazah Jamhari dimakamkan di TPU Kelurahan Kertosari pukul 07.00 kemarin. Sejumlah koleganya ikut mengantarkan kepulangan Jamhari. Ada pejabat, politisi, LSM, guru, pengusaha, dan teman-temannya sesama wartawan.

Baca juga: RSU Bhakti Husada Tingkatkan Sosialisasi Cuci Tangan

”Jamhari orang baik. Kiprahnya di dunia wartawan cukup dikenal di wilayah Jawa Timur. Dia cukup lama menjadi wartawan di berbagai media massa,” ujar Fatrurozi, teman Jamhari sesama wartawan yang kini bertugas di Kemenag Banyuwangi.

Jamhari cukup dikenal di kalangan insan pers Bumi Blambangan. Wartawan dua generasi itu cukup familiar di kalangan pejabat dan politisi.  Berkat jam terbangnya yang cukup lama di dunia wartawan, Jamhari sempat menduduki posisi penting di kepengurusan PWI Banyuwangi. Mulai posisi bendahara hingga sekretaris  pernah dia pegang.

”Jamhari merupakan sosok jurnalis yang unik, meski usianya terpaut jauh dengan saya, tetapi beliau tampak akrab dan tak ada sekat antar kita berdua yang masih termasuk junior jauh,” ungkap Fredy Rizki Manunggal, Ketua Siwo PWI Banyuwangi.

Dalam berbagai kesempatan saat masih aktif liputan, Jamhari tidak ragu untuk membimbing bahkan mengajak bercanda para jurnalis muda agar tetap merasa nyaman saat menjalani profesi sebagai wartawan. ”Beliau senior yang membimbing juniornya dengan baik. Beliau ini kerap berbagi tips, pengalaman untuk menghadapi berbagai dinamika liputan, hanya semata-mata menghibur dan memberikan semangat agar tak mudah menyerah berburu berita,” kenang Fredy.

Sebagai bentuk belasungkawa mendalam, enam karangan bunga terpasang di depan rumah Jamhari. PWI Jatim juga mengirimkan karangan bunga. ”Kami tentu sangat kehilangan, Kang Jam salah satu wartawan senior yang masih aktif. Beliau adalah penasihat PWI Banyuwangi,” timpal Ketua PWI Banyuwangi Syaifuddin Mahmud. (ddy/aif/c1)

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news