Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Kolom
icon featured
Kolom

PPDB Online, Era Baru Digitalisasi dalam Dunia Pendidikan

Oleh: Agus Dani Triswanto*

08 Juni 2021, 23: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

PPDB Online, Era Baru Digitalisasi dalam Dunia Pendidikan

Share this          

PANDEMI Covid-19 masih menjadi ancaman di tengah kehidupan masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Angka persebaran semakin hari semakin bertambah. Di Banyuwangi, hingga tanggal 12 Mei 2021 ada 6.302 orang terkonfirmasi positif korona, 5.493 orang dinyatakan sembuh, dan ada 638 orang meninggal akibat terpapar virus berbahaya ini.

Di tengah situasi seperti ini, upaya pencegahan penularan korona masih terus digalakkan. Tanpa henti. Semua bidang. Salah satu yang tidak luput dari pengawasan adalah di bidang pendidikan. Dunia pendidikan, meskipun sudah diizinkan untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, namun hingga saat ini para peserta didik tidak seluruhnya mengikuti pembelajaran di sekolah. Sistemnya dibagi, separo siswa mengikuti PTM di sekolah dan separo peserta didik lainnya mengikuti pembelajaran secara daring/online dari rumah.

Selama satu tahun lamanya, tepatnya pembelajaran tahun 2020 dilakukan dengan dua metode yaitu secara daring dan luring. Mengacu kalender pendidikan, dunia pendidikan saat ini menghadapi agenda penting yang lain, yaitu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pembelajaran 2021. Melihat jadwal PPDB pada kalender pendidikan, jenjang SMPN misalnya, PPDB akan dimulai pada tanggal 7 sampai 15 Juni 2021. Semua dilakukan secara online, baik pendaftaran melalui jalur prestasi, jalur afirmasi, maupun jalur zonasi.

Baca juga: YAMAHA JATIM SAMBUT HANGAT EMAK-EMAK EKSIS DARI BALIKPAPAN

Seperti kita ketahui bersama, PPDB pada umumnya dilakukan dengan cara peserta didik atau orang tua datang langsung ke sekolah tujuan. Di sana calon peserta didik dengan didampingi orang tua mengisi beberapa formulir yang disediakan pihak sekolah, serta melengkapi berkas-berkas yang dipersyaratkan. Ramai dan antre.

Namun, melihat masih mengganasnya virus Covid-19 aktivitas yang berpotensi menimbulkan berkerumun massa di lingkungan sekolah tidak diperbolehkan. Semua proses penerimaan peserta didik baru harus dilaksanakan dengan cara metode online dari rumah, sesuai arahan dari Dinas Pendidikan.

Dengan cara online akan mengurangi adanya kerumunan massa di lingkungan sekolah, seperti pada PPDB tahun sebelumnya yang sudah dilakukan dengan cara online meskipun tidak seluruhnya. PPDB online merupakan sistem yang dirancang untuk mengelola pendaftaran peserta didik baru di semua jenjang pendidikan mulai dari proses pendaftaran, seleksi, hingga pengumuman penerimaan peserta didik baru, semua akan dilakukan dengan cara online.

Para peserta didik dan orang tua tinggal memantau melalui gadget dari rumah lewat alamat website sekolah yang dituju, jadi para orang tua maupun para peserta didik tidak perlu lagi datang ke sekolah. Semua akan terlaksana murni secara online. Yang harus dilakukan oleh para orang tua dan calon peserta didik adalah betul-betul memperhatikan segala informasi, tahap, dan menjalankan petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh sekolah tujuan.

Sebaliknya, dari pihak sekolah yang akan menjadi jujugan harus memberikan edukasi dan memberikan sosialisasi kepada para calon peserta didik perihal petunjuk teknis tata cara penerimaan peserta didik baru secara online. Hal ini perlu dan penting dilakukan oleh pihak sekolah, untuk memastikan semua stakeholder khususnya para orang tua dan para calon peserta didik, supaya benar-benar memahami persyaratan, tata cara, serta tahap-tahap dalam PPDB.

Sebab, yang membedakan dengan PPDB tahun kemarin, untuk tahun ini semua dilakukan dengan penuh secara online. PPDB online sebetulnya bukan hal yang baru, tahun kemarin meskipun tidak sepenuhnya online namun hampir 80 persen sudah dilakukan dengan cara online.

Dengan masih mewabahnya virus Covid-19, secara tidak langsung menjadikan pembelajaran kepada kita utamanya dunia pendidikan, bahwa penerapan online di dunia pendidikan secara tidak langsung menjadikan era baru di dunia pendidikan, dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi semua bisa dilakukan dengan cara online. Hal tersebut berguna untuk mengurangi beban penggunaan berkas-berkas yang pada akhirnya akan menumpuk di gudang pengarsipan. Karena kita ketahui bersama selama ini pendidikan identik dengan penggunaan kertas dan berkas. Dengan adanya sistem online semua data akan tersimpan dan terintegrasi pada sistem, jadi meminimalkan penggunaan kertas.

Dengan PPDB yang sudah dilakukan secara online, maka tidak ada lagi aktivitas berkumpulnya siswa dan orang tua di lingkungan sekolah seperti tahun-tahun terdahulu sebelum adanya wabah virus Covid-19. Karena semua data sudah terintegrasi secara sistem. Teknologi membawa kita menjadi serba canggih dan cepat, semua sektor harus segera berbenah dan melangkah ke era digital, dengan penerapan belajar daring dan PPDB secara online seperti saat ini menunjukkan bahwa sektor pendidikan sudah siap memasuki era digitalisasi. Jadi, di era digitalisasi seperti saat ini bisa sangat membantu dan memudahkan siswa atau orang tua yang mendaftarkan anaknya di kala pandemi Covid-19 tanpa harus berkerumun dan berdesakan di lingkungan sekolah. (*)

*) Pegiat di Forum Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung (FBM2B) Banyuwangi.

(bw/*/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news