Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Situbondo
icon featured
Situbondo

Pengurus PCNU Situbondo Diminta Dirikan Faskes NU

08 Juni 2021, 17: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

FORUM PERGANTIAN PENGURUS: KHR. Kholil As’ad bersama perwakilan PWNU Jatim, KH. Syafrudin Syarif pada acara pembukaan konfercab PCNU kemarin (06/06)

FORUM PERGANTIAN PENGURUS: KHR. Kholil As’ad bersama perwakilan PWNU Jatim, KH. Syafrudin Syarif pada acara pembukaan konfercab PCNU kemarin (06/06) (HABIBUL ADNAN/JPRS)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Pengurus Cabang NU (PCNU) Situbondo periode 2021-2026 diharapkan segera mewujudkan pendirikan fasilitas kesehatan (faskes) NU. Sehingga organisasi keislaman terbesar di Indonesia ini memiliki cabang pelayanan kesehatan di Situbondo.

Harapan ini disampaikan Katib Syuriah PWNU Jawa Timur, KH, Syafrudin Syarif usai membuka konferensi cabang (konfercab) NU kemarin (06/06). Dia ingin faskes tersebut bisa terealisasi dalam waktu dekat ini. “Entah apa namanya. Bagus kalau langsung berbentuk rumah sakit NU,” katanya.

Kiai Syafrudin menambahkan, pendirian faskes NU masuk dalam Al-Harokatul Khamsah atau lima prioritas pergerakan NU. Menurutnya, dengan adanya rumah sakit NU, pelayanan keseahatan kepada masyarakat akan menjadi lebih baik.

Baca juga: Proyek Gorong-Gorong Penyebab Macet

Selain faskes, hal yang masuk dalam Al-Harokatul Khamsah tersebut adalah, kaderisasi dan pendataan, pendidikan yang berkualitas, literasi dakwah digital, serta peningkatan ekonomi. “Melalui fasilitas dakwah digital ini, dawuh-dawuh tokoh NU bisa diaplod di media sosial,” katanya.

Untuk di Jatim sendiri, ada beberapa target yang ingin dicapai pada Al-Harokatul Khamsah. Di antaranya, memiliki 100 BMT dan 100 rumah sakit pada usia satu abad nanti. “Kemudian paling sedikit 100 pendidikan berkualitas,” tambahnya.

Untuk mencapai itu semua, butuh komitmen dari pengurus PCNU Situbondo periode 2021-2026. Kepada kepengurusan yang baru, dia berpesan agar tetap satu visi dan misi. Dia yakin, dengan kebersamaan, NU di Situbondo akan maju dan memberikan kemaslahatan bagi umat. “Harus bersinergi dengan semua komponen kekuatan yang ada di Situbondo, sehingga maju bersama-sama,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Kiai Syafrudin juga menyampaikan tentang adanya pengajuan dari PCNU Besuki terkait rencana berpisah dari PCNU Situbondo. Pengajuan dan mendirikan cabang NU Besuki itu tidak mendapatkan izin dari PWNU. “Harus rekonsiliasi dengan Situbondo. Siapa pun terpilih, saya minta agar tokoh di Besuki harus masuk,” pungkasnya. (bib)

(bw/bib/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news