Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi
SMP Muhammadiyah 3 Banyuwangi

Perketat Prokes, Beri Cashback Rp 500 Ribu per Siswa

08 Juni 2021, 11: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SESUAI PROKES: SMP Mugawangi merubah proses kegiatan belajar dan mengajar dengan membatasi siswa setiap kelas, satu siswa satu meja, dan menjaga jarak.

SESUAI PROKES: SMP Mugawangi merubah proses kegiatan belajar dan mengajar dengan membatasi siswa setiap kelas, satu siswa satu meja, dan menjaga jarak. (DHANNY EKA/JPRG)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - SMP Muhammadiyah 3 Banyuwangi (Mugawangi) yang beralamat di Jalan Jaksa Agung Suprapto nomor 60 Banyuwangi, di masa pandemi ini memperketat dalam memberlakukan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan sekolahnya.

Aturan itu, diberlakukan kepada para siswa, guru, dan karyawannya. Masuk ke sekolah, semua wajib menggunakan masker, wajib cuci tangan di tempat yang sudah disediakan, dan di lingkungan sekolah harus menjaga jarak.

Para siswa yang sedang mengikuti kegiatan belajar dan mengajar di dalam kelas, juga harus menjaga jarak. Sekolah juga merombak bangku beserta meja. Bila sebelumnya satu bangku untuk dua siswa, kini satu meja untuk satu siswa dengan merubah kursi dan meja menyatu. “Kursi siswa juga dibuat berjarak, antar siswa jaraknya dua meter,” terang Kepala SMP Mugawangi, Lukman Hakim kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca juga: PPDB SD Digelar Secara Offline, SMP Tetap Online

Untuk mengawasi pelaksanaan prokes ini, terang dia SMP Mugawangi membentuk tim pengawas khusus. Tim ini tugasnya mengawasi para siswa, guru, dan karyawan untuk melaksanakan prokes dengan baik. “Ini untuk menaati prokes Covid 19,” ungkapnya.

Menurut Lukman, untuk meringankan beban wali murid di masa pandemi, SMP Mugawangi mengembalikan uang atau cashback iuran sekolah yang programnya tidak terlaksana dimasa pandemi, seperti daftar ulang, study tour, ekskul, dan lainnya. “Uang yang kita kembalikan pada siswa ini besarnya Rp. 500 ribu per siswa,” ungkapnya.

Dengan dikembalikan uang ini, terang dia, dapat membantu dan meringankan beban wali murid SMP Mugawangi. Dan itu, bisa digunakan untuk keperluan anak yang ingin melanjutkan sekolah. “Alhamdulillah, tahun ini siswa SMP Mugawangi dinyatakan lulus 100 persen,” cetus ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Banyuwangi itu.

Untuk cashback Rp 500 ribu ini, jelas dia, bagi siswa yang sudah kelas IX dan lulus diserahkan langsung. Sedang siswa yang kelas VII dan VIII, bisa ditabung di sekolah untuk keperluan tahun ajaran selanjutnya. “Semua kita kembalikan,” katanya.

Ketua komite SMP Mugawangi, H. Pupung menyampaikan apa yang dilakukan SMP Mugawangi dengan mengambalikan iuran yang tidak terlaksana, itu sangat baik dan bisa meringankan beban wali murid. “Kami apresiasi, kondisi perekonomian yang serba susah, sekolah peduli dengan siswa dan keluarganya,” katanya.

Pupung berharap apa yang dilakukan SMP Mugawangi ini mendapat berkah dan bermanfaat untuk semuanya. Apalagi ini inisiatif dari sekolah, tanpa ada desakan dari wali murid. “Kami salut,” cetusnya.

SMP Mugawangi memiliki program unggulan seperti, tahfidz dan tahsin. Sekolah ini siap membimbing putra-putri menjadi generasi perpaduan antara ilmu agama, teknologi, dan umum sesuai bakat dan minatnya. Untuk pendaftaran, bisa langsung ke sekolah yang beralamat di Jalan Jaksa Agung Suprapto nomor 60 Banyuwangi, atau menghubungi 085331599890 dan 082231359565.(abi)

(bw/*/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news