Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Bupati Ipuk Belanja di Pasar Kalibaru, Omzet Pedagang Langsung Naik

08 Juni 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

ANTUSIAS: Bupati Ipuk menemui pedagang sandal dan sepatu di Pasar Kalibaru, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, kemarin (6/6).

ANTUSIAS: Bupati Ipuk menemui pedagang sandal dan sepatu di Pasar Kalibaru, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, kemarin (6/6). (TRIKARYANTO FOR JPRG)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Hari belanja ke pasar rakyat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali digelar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, kemarin (6/6). Kegiatan yang dilaksanakan setiap tanggal cantik itu, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Tanggal cantik ditetapkan untuk hari belanja ke pasar rakyat itu, merupakan tanggal kembar seperti 4 April (4/4), 5 Mei (5/5), dan 6 Juni (6/6). Setiap tanggal itu, Bupati Ipuk dan warga dari berbagai latar belakang belanja di pasar tradisional maupun gerai-gerai UMKM yang tersebar di Banyuwangi. Kegiatan ini digelar secara masif dengan diikuti ribuan aparatur sipil negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kalangan  swasta, dan komunitas.

Pada hari belanja kemarin (6/6), Bupati Ipuk bersama sejumlah tokoh, seperti Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember Hestu Wibowo dan para kepala perbankan, serta jajaran pejabat Pemkab Bangli yang sedang berkunjung ke Banyuwangi, belanja di pasar dan gerai UMKM di wilayah Kecamatan Kalibaru. “Program ini salah satu upaya untuk membantu memulihkan ekonomi warga, terutama UMKM yang banyak berisi pedagang pasar,” terang Bupati Ipuk kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca juga: Tekan Angka Kriminalitas, Polresta Dirikan Safe House

Menurut Bupati Ipuk, apa yang dilakukan dalam hari belanja itu strategi taktis jangka pendek agar jualan para pedagang di pasar tradisional bisa laku. “Untuk strategi jangka menengah dan panjang lewat berbagai program pemberdayaan yang secara pararel juga kita dilakukan,” katanya.

Saat belanja di pasar tradisional Kalibaru itu, Bupati Ipuk memborong berbagai barang, mulai ikan, kaus kaki, baju seragam, makanan, dan lainnya. “Boleh lo beli seragam sekolah di sini, beli saja beberapa setel, nanti bagikan ke para pelajar yang membutuhkan, setelah ini kan tahun ajaran baru, dan dimulai pembelajaran tatap muka terbatas,” ujarnya mengajak rombongan membeli.

Untuk menyemarakkan kegiatan di hari belanja, terang dia, setiap yang ikut gerakan belanja diwajibkan mengunggah nota dan foto pembelian melalui formulir online yang telah disiapkan Pemkab Banyuwangi. Sehingga, diketahui transaksi yang telah dilakukan dalam kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, transaksinya mencapai ratusan juta rupiah. Pada edisi sebelumnya, sudah terakumulasi Rp. 740 juta. Kita harapkan dari hari ke hari bisa terus naik,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk menyempatkan sosialisasi transaksi digital menggunakan QR code bagi pedagang pasar. Program ini, mendapat sambutan hangat dari para pedagang. Syafiq, pemilik salah satu toko perlengkapan sekolah di Pasar Kalibaru, mengaku senang dengan program ini. Keterlibatan  banyak orang berbelanja, meningkatkan pendapatan para pedagang. Bahkan, sejumlah tamu hotel juga ikut bergabung belanja. “Ini sangat menguntungkan pedagang kecil seperti kami. Hari ini, pagi-pagi sudah banyak yang belanja, dari buka pukul 07.00 hingga 08.00 saja sudah dapat uang Rp. 1 juta,” terangnya.

Selain bertambahnya pendapatan karena banyak orang yang belanja, yang penting baginya citra positif pasar tradisional kembali meningkat. “Biar warga tahu sebenarnya, barang-barang di pasar tidak jelek-jelek amat. Harga kami juga bersaing, jangan lagi malu belanja di pasar,” katanya.(sli/abi)

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news