Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Sports
icon featured
Sports

Ikut Seleksi Timnas, Striker Persip Pesanggaran Lolos Zona Jatim

08 Juni 2021, 08: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

WAKIL BANYUWANGI: Striker asal klub Persip Pesanggaran Bathsya Dewa Apriliano (kiri) lolos seleksi Timnas U-16 Zona Jatim.

WAKIL BANYUWANGI: Striker asal klub Persip Pesanggaran Bathsya Dewa Apriliano (kiri) lolos seleksi Timnas U-16 Zona Jatim. (Askab PSSI Banyuwangi for RaBa)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Satu pesepak bola muda Banyuwangi akhirnya melaju ke seleksi Timnas U-16 Zona Jawa Timur. Batshsya Dewa Apriliano, striker asal klub Persip Pesanggaran, 14, mewakili Banyuwangi untuk zona Lumajang.

Dua pemain asal Banyuwangi, yaitu kiper yang pernah memperkuat klub Tunas 92, Rafi Ardiono, dan striker asal klub Persip Pesanggaran, Bathsya Dewa Apriliano, lolos seleksi tahap dua.

Bersama 18 pemain lainya dari zona 1 Lumajang

Baca juga: Empat Hari, Sukses Vaksinasi 1.562 Warga Lansia

Rafi dan Dewa mengikuti seleksi tahap dua yang digelar selama dua hari di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Sabtu (5/6) dan Minggu (6/6).

Seleksi yang dipantau langsung pelatih Timnas U-16 Bima Sakti tersebut berlangsung ketat. Dari 18 pemain zona Lumajang mengerucut menjadi lima pemain yang berhak mengikuti seleksi di zona Jatim. Selain Dewa, ada nama Lutfi Atha (kiper dari Askab Lumajang), Ashadillah Naufal dan Mohamad Asad (pemain dari Askab Jember) dan Achmad Nouval dari Askab Bondowoso.

Sekretaris Askab PSSI Banyuwangi Pebdi Arisdiawan mengatakan, Dewa nantinya akan kembali mengikuti seleksi di zona Jatim. Dari sembilan wilayah zona di Jatim, nantinya hanya ada 18 pemain yang akan diambil untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional.

Mereka harus beradu skill dan teknik dengan pemain-pemain lain dari provinsi lain di Indonesia. Sementara ini, Askab masih menunggu  informasi dari PSSI kapan seleksi akan kembali  digelar. "Persaingan cukup ketat dalam seleksi. Kiper kita (Rafi) masih belum beruntung, posisinya diambil kiper dari lumajang untuk lolos ke zona Jatim. Namun, Rafi sekarang sudah bergabung dengan Akademi WPC Gresik. Direktur Tekniknya mantan pelabih Timnas, Widodo Cahyono. Peluang karirnya cukup bagus," kata Pebdi kepada RadarBanyuwangi.id.

Selain mempersiapkan pemain untuk seleksi selanjutnya, saat ini Askab tengah menyiapkan bank data pemain usia pembinaan mulai Kelompok Usia (KU) 12 tahun sampai 17 tahun.  Tujuanya, agar para pemain-pemain muda lebih terpantau. Mereka akan dikumpulkan secara berkala dan berlatih bersama sehingga selalu siap diterjunkan ke even-even regional. "Jika ada kebutuhan pemain dari tim Liga 3 seperti Persewangi atau Banyuwangi Putra atau bahkan seleksi timnas dan Piala Suratin, kita bisa melihat dari data,’’ jelas mantan anggota DPRD Banyuwangi tersebut.

Pebdi menambahkan, ketatnya persaingan di dunia sepak bola membuat Askab harus kembali menggelar kegiatan latihan rutin atau coaching clinic untuk semua pemain. Harapannya, saat seleksi maupun kompetisi berlangsung, para pemain bisa memiliki mental dan skill yang siap. "Seleksi kemarin menjadi pengalaman agar bisa mempersiapkan diri lebih baik," tandasnya. (fre/aif)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news