Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi

BLK Banyuwangi Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap III-IV

04 Juni 2021, 22: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

GRATIS: Wabup H Sugirah didampingi  Kepala BLK Banyuwangi Rusman, Kepala Disnakertras Syaiful Alam Sudrajat, Camat Muncar Danisworo menyerahkan tas dan id card gratis kepada peserta pelatihan BLK Banyuwangi, kemarin (2/6).

GRATIS: Wabup H Sugirah didampingi Kepala BLK Banyuwangi Rusman, Kepala Disnakertras Syaiful Alam Sudrajat, Camat Muncar Danisworo menyerahkan tas dan id card gratis kepada peserta pelatihan BLK Banyuwangi, kemarin (2/6). (KRIDA HERBAYU/JPRG)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi menggelar pembukaan pelatihan berbasis kompetensi untuk tahap III dan IV. Acara yang dibuka oleh Wabup Banyuwangi, H Sugirah, itu digelar di Gedung Serbaguna BLK Banyuwangi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, kemarin (2/6).

Acara yang mengikuti protokol kesehatan secara ketat itu, diikuti 208 peserta. Selain dihadiri Wabup Sugirah, dalam pembukaan itu juga hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian Banyuwangi Syaiful Alam Sudrajat, dan Forpimka Muncar. “Pelatihan yang digelar BLK Banyuwangi ini solusi yang tepat saat pandemi,” cetus Wabup H Sugirah saat membuka pelatihan tersebut.

Para peserta yang mengikuti pelatihan ini, terang dia, akan diberi bekal untuk menjadi pelaku wirausaha maupun karyawan yang berkompeten di bidangnya. Dan itu, sejalan dengan program yang saat ini dijalankan Pemkab Banyuwangi. “Peserta pelatihan BLK akan menjadi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang saat ini sedang didorong oleh pemkab,” katanya.

SEMANGAT BANYUWANGI: Wabup Banyuwangi H Sugirah (tengah) didampingi Kepala BLK Banyuwangi Rusman, Kapolsek Muncar Kompol Muhammad Zainuri, dan Kepala Disnakertran Banyuwangi Syaiful Alam Sudrajat.

SEMANGAT BANYUWANGI: Wabup Banyuwangi H Sugirah (tengah) didampingi Kepala BLK Banyuwangi Rusman, Kapolsek Muncar Kompol Muhammad Zainuri, dan Kepala Disnakertran Banyuwangi Syaiful Alam Sudrajat. (KRIDA HERBAYU/JPRG)

Baca juga: Langsung Konsultasi Perbup Muatan Barang

Menurut Wabup Sugirah, BLK Banyuwangi sudah dilengkapi berbagai fasilitas yang memadai dengan gedung pembelajaran yang sangat nyaman. Tak hanya itu, para peserta pelatihan juga akan dibimbing oleh para instruktur yang sangat berkompeten di bidangnya. “Saya yakin BLK Banyuwangi dapat menciptakan wirausaha yang mampu berkembang dan dibutuhkan oleh pasar industri saat ini,” ungkapnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian Banyuwangi, Syaiful Alam Sudrajat kepada RadarBanyuwangi.id menjelaskan, BLK Banyuwangi ini balai pelatihan yang dipantau langsung oleh Kementerian Tenaga Kerja RI. Seluruh peserta didik, mendapatkan modul pembelajaran secara gratis selama mengikuti pelatihan. “Perlu digarisbawahi, seluruh peserta yang menempuh pelatihan di BLK Banyuwangi tidak dipungut biaya alias gratis,” cetusnya.

Kepala BLK Banyuwangi Rusman menuturkan, dalam pelatihan ini diikuti 208 orang. Mereka ini peserta pelatihan berbasis kompetensi tahap III dan IV BLK tahun 2021. Dalam pelatihan ini, ada 12 program yang ditawarkan oleh BLK Banyuwangi. Di antara program itu, front office atau receptionist, servis sepeda motor injeksi, asisten pembuat pakaian, pembuatan roti/kue, pengolahan buah, pembudidayaan tanaman hidroponik, design grafis, network profesional, menjahit dengan mesin lockstich, pengelasan Shield Metal Arc Welding (SMAW) 3G, tour guide, dan waiters. “Seluruh program itu yang saat ini paling dibutuhkan di dunia industri,” katanya.

Selain dibekali soft skill termasuk pembinaan fisik, mental, dan disiplin, Rusman menyebut para peserta pelatihan juga akan diberikan teori, praktikum, dan kewirausahaan. “Materi ini diberikan agar peserta pelatihan terbentuk sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di dunia kerja dan industri,” ujarnya.

Tidak hanya itu, masih kata dia, para peserta pelatihan juga akan menjalani on the job training di dunia industri, dunia kerja, dan kantor-kantor pemerintahan. “BLK mencetak SDM berbasis kompetensi. Dengan masa pelatihan satu hingga dua bulan. Setelah dinyatakan lulus, para peserta didik akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi profesi,” ungkapnya.(kri/abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news