Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Kuliner
icon featured
Kuliner

Bupati Ipuk Nikmati Kuliner Resep Bung Karno Bareng Warga

04 Juni 2021, 17: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

WARISAN PRESIDEN : Bupati Ipuk Fietiandani  memasak dua resep warisan Bung Karno, sayur ledeh jantung pisang dan nasi jagung di Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh.

WARISAN PRESIDEN : Bupati Ipuk Fietiandani memasak dua resep warisan Bung Karno, sayur ledeh jantung pisang dan nasi jagung di Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh. (DINI FOR RABA)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Agenda berkantor di desa yang rutin dilakukan BupatiIpuk Fiestiandani sejak dilantik pada 26 Februari 2021lalu terus berlanjut. Rabu (2/6) kemarin Ipuk ngantordi Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh.

Di sela-sela berkantor untuk menuntaskan urusan warga, Ipuk memasak dan makan bareng resep warisan Presiden pertama RI, Ir Sukarno (Bung Karno), yang terangkum dalam buku ”Mustika Rasa”.

Ipuk bersama warga Desa Singolatren memasak dua resep warisan Bung Karno, yaitu sayur lodeh jantung pisang dan nasi jagung. Sayur lodeh dan nasi jagung juga kerap disebut sebagai makanan favorit Bung Karno.

Baca juga: Sinergi KB Kookmin dan Bosowa Semakin Menguat

”Kekayaan kuliner tradisional kita sungguh luar biasa. Dan itu sudah direkam sejak dulu oleh Bung Karno dengan kesadaran bahwa kekayaan rempah kita bisa menghasilkan kuliner yang begitu beragam dan dapat menumbuhkan ekonomi rakyat,” ujar Ipuk kepada RadarBanyuwangi.id

”Kami akan memperkenalkan kekayaan kuliner khas Mustika Rasa dan juga beragam kuliner Banyuwangi lainnya. Kebetulan Juni ini ada Hari Lahir Pancasila di mana Bung Karno adalah perumus. Juga Juni ini kita kenal sebagai Bulan Bung Karno,” imbuh Ipuk.

Resep masakan tersebut mengacu pada ”Mustika Rasa”, buku setebal lebih dari 1100 halaman yang mendokumentasikan resep berbagai masakan Nusantara. Penyusunan buku yang terbit tahun 1967 itu diinisiasi  oleh Presiden Sukarno.

Untuk sayur lodeh jantung pisang, tampak sejumlah bahan tersedia. Ada jantung pisang, kelapa, daun melinjo, petai, bawang merah, bawang putih, cabai hijau, lengkuas, salam, gula merah, dan terasi. Adapun resep nasi jagung mengandalkan jagung pipilan yang diproses sedemikian rupa dengan metode dikukus.

Ipuk dan sejumlah warga pun memasak bersama. Ditemani Rita dan Sudarti, warga setempat yang dikenal lihai memasak. Mereka bertiga mencermati buku resep ”Mustika Rasa” lalu memprosesnya menjadi masakan. Kemudian hasil olahan tersebut dinikmati bersama warga dengan ditemani minuman temulawak dan sinom.

”Kekayaan kuliner Indonesia ini harus terus kita jaga dan kembangkan untuk bisa mengembangkan ekonomi masyarakat,” papar Ipuk.

Warga Desa Singolatren, Rita mengatakan, dia baru tahu jika Bung Karno pernah mendokumentasikan beragam kekayaan kuliner tradisional dari berbagai daerah di Tanah Air. ”Saya baru tahu, Alhamdulillah senang sekali bisa tahu dan mengenal resep-resep kuliner. Ini bisa menjadi inspirasi saya untuk menambah jualan di warung,” ujar Rita yang mengelola warung di desanya.

Rita lantas bercerita pengalamannya memasak resep kuliner warisan Bung Karno. ”Ini jantung pisang harus dibakar, diambil kulitnya yang gosong lalu dipotong-potong. Ini saya ikuti panduan di buku resep Mustika Rasa,” ujarnya menceritakan pengalaman memasak sayur lodeh jantung pisang khas buku ”Mustika Rasa”.

Sudarti, warga lainnya, juga mengaku senang bisa memasak dari hasil dokumentasi resep kuliner tradisional yang diinisiasi Bung Karno. ”Ada resepnya, harus begini, misal tadi sayur lodehnya dijelaskan dari jenis pisangnya sampai bumbu-bumbunya,” ujarnya.

Ipuk menambahkan, buku ”Mustika Rasa” ini menginspirasinya untuk terus mengembangkan kuliner tradisional Banyuwangi, seperti rujak soto, nasi tempong, geseng entok, bagiak, dan sebagainya. ”Saya terinspirasi bagaimana menghadirkan panduan memasak yang detail seperti di buku Mustika Rasa. Ini bisa dikembangkan di warung-warung agar kualitas rasanya semakin mantap,” pungkasnya. (afi/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news