Kamis, 17 Jun 2021
radarbanyuwangi
Home > Features
icon featured
Features
Ipuk Ajak PHRI Bersinergi Geliatkan Wisata

Dukungan Pusat Harus Diimbangi Kesiapan SDM Bumi Blambangan

02 Juni 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BANGKIT DARI PANDEMI: Bupati Ipuk menyampaikan sambutan dalam forum Muscab PHRI Banyuwangi Sabtu lalu (29/5).

BANGKIT DARI PANDEMI: Bupati Ipuk menyampaikan sambutan dalam forum Muscab PHRI Banyuwangi Sabtu lalu (29/5). (DINI FOR RABA)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Pandemi Covid-19 membuat sejumlah daerah yang banyak bergantung pada sektor pariwisata mengalami kontraksi ekonomi, termasuk Banyuwangi. Namun, Kabupaten ini masih bisa survive karena mengandalkan wisata edukasi. Kini, Bupati Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh pelaku wisata bersiap songsong geliat pariwisata Bumi Blambangan.

Kerja keras, sinergi, dan inovasi menjadi kunci kebangkitan dari lesunya ekonomi dampak pandemi Covid-19. Termasuk di sektor pariwisata.

Untuk itu, Bupati Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh pelaku wisata, termasuk pelaku bisnis hotel dan restoran untuk bersinergi dengan pemkab. Sinergi dibutuhkan untuk menggeliatkan kembali pariwisata di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Baca juga: PIN Sudah Digunakan, Pendaftar Dianggap Setuju

Apalagi, untuk mempersiapkan sektor pariwisata pasca pandemi Covid-19, pemerintah pusat saat ini tengah mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan berbagai infrastruktur di Banyuwangi. Dukungan tersebut antara lain pembangunan sejumlah infrastruktur, dukungan pada World Surf League (WSL) yang akan dihelat di Banyuwangi, dan pembangunan kereta gantung alias cable car di Kawah Ijen. Selain itu, pemerintah pusat juga mendukung pengembangan Agrowisata Tamansuruh, Taman Nasional Alas Purwo, Pulau Merah, dan beberapa titik lainnya.

Menurut Ipuk, dukungan itu harus diikuti kesiapan SDM di Bumi Blambangan untuk menyambut wisatawan. Hal itu dia katakan saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyuwangi, Sabtu (29/5). ”Pusat sudah berbuat banyak untuk Banyuwangi, kita yang di daerah harus bergerak cepat mempersiapkan pendukungnya, terutama SDM kita. Mulai sekarang kita siapkan apa saja yang bisa dilakukan untuk mempercepat gerak sektor pariwisata di masa pandemi ini,” ujarnya.

Untuk itu, Ipuk mengajak pebisnis hotel dan restoran bersinergi dengan pemkab, menciptakan inovasi agar bisa bertahan dan bangkit di tengah lesunya ekonomi dampak pandemi Covid-19. ”Kuncinya adalah kerja keras, kerja bareng, dan inovasi. Banyak potensi yang bisa kita gali. Pemkab saat ini akan serius mengembangkan wisata berbasis desa, kita libatkan warga desa setempat. Saya minta pelaku wisata, hotel, dan restoran bisa mengambil peran di sana,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga menjelaskan bahwa pandemi berdampak pada perekonomian daerah. Sejumlah daerah yang banyak bergantung pada sektor pariwisata mengalami kontraksi ekonomi, termasuk Banyuwangi. ”Namun, kita masih banyak bersyukur karena selama ini kita banyak mengandalkan wisata edukasi, salah satunya kunjungan studi banding ke Banyuwangi dari daerah lain sehingga kita masih bisa survive,” kata Ipuk.

Sementara itu, Ketua BPD PHRI Jawa Timur Dwi Cahyono mengatakan, Banyuwangi menjadi percontohan pemulihan pariwisata daerah. Dia mengungkapkan banyak program yang sangat menginspirasi untuk mengentaskan keterpurukan sektor pariwisata. Seperti percepatan sertifikasi CHSE (cleanliness, healthy, safety, and environment), pemberian vaksin untuk pelaku wisata, dan berbagai bantuan. ”Kami di Jatim saat ini sedang membahas guna menguatkan potensi wisata di daerah yang merupakan pintu masuk wisatawan ke Jatim. Maka dari itu Banyuwangi sebagai pintu masuk ujung timur Jatim yang diharapkan menjadi penarik wisatawan dari Bali datang ke Jawa Timur,” kata Dwi.

Dalam muscab tersebut Zaenal Muttaqin kembali terpilih sebagai Ketua BPC PHRI Banyuwangi masa bakti 2021–2026. Zaenal pun menyatakan siap berkolaborasi dengan pemkab. ”Kami siap mendukung dan berkolaborasi apa yang menjadi agenda Pemkab Banyuwangi untuk meningkatkan sektor pariwisata daerah,” pungkasnya. (sgt/aif/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news