Minggu, 19 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Info Rumah Sakit
icon featured
Info Rumah Sakit

RSUD Genteng Buka Poli Urologi untuk Layanan Pasien Sakit Prostat

01 Juni 2021, 13: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

dr. Yulian Salis Patriawan, Sp.U, dokter spesialis urologi dari RSUD Genteng.

dr. Yulian Salis Patriawan, Sp.U, dokter spesialis urologi dari RSUD Genteng.

Share this          

RadarBanyuwangi.id - RSUD Genteng terus meningkatkan layanan pada masyarakat. Kini, rumah sakit yang berada di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, itu membuka pelayanan baru Poli Spesialis Urologi yang di antaranya menangani sakit prostat.

Bagi sebagian masyarakat, sudah tidak asing dengan penyakit prostat. Tapi, masih belum banyak yang paham mengenai kelenjar prostat tersebut. Prostat itu sebuah kelenjar pada pria yang terletak di bawah kandung kemih dan memiliki bentuk seperti buah kemiri. Prostat memiliki fungsi menghasilkan suatu cairan yang merupakan salah satu komponen dari cairan ejakulat yang kemudian dikeluarkan bersama cairan semen.

Pembesaran kelenjar prostat jinak atau biasa disebut Benign Prostat Hyperplasia (BPH), salah satu faktornya usia penuaan. Seiring bertambahnya usia, perubahan bentuk hormon testosterone inilah yang menyebabkan prostat semakin besar. Keadaan ini dialami 50 persen pada pria usia 60 tahun. “Semakin bertambah usia, maka resiko semakin tinggi mengalami penyakit ini,” terang dr. Yulian Salis Patriawan, Sp.U.

Baca juga: Adu Moncong Vario versus Grand; Satu Meninggal, Satu Luka Parah

Dengan semakin besarnya ukuran prostat, terang dia, maka akan mengalami berbagai keluhan kemih. Beberapa keluhan yang timbul, antara lain sering kencing baik siang maupun malam. Tidak dapat menahan kencing, rasa tidak tuntas saat berkemih, hingga tidak mampu mengeluarkan kemih.

“Penanganan BPH ini tergantung seberapa besar ukuran prostat, dan keluhan apa saja yang muncul. Macam pengobatan BPH, itu bervariasi dari mengonsumsi obat rutin tiap bulan, hingga sampai tindakan operasi bila diperlukan,” kata dokter spesialis urologi dari RSUD Genteng itu.  

Seiring perkembangan ilmu dan teknologi di bidang kedokteran, terang dia, tindakan operasi pada BPH ini mulai berpindah dari operasi dengan sayatan, menuju ke tindakan operasi tanpa sayatan. “Pasien yang menjalani operasi tanpa sayatan ini banyak keuntungannya, selain tidak ada bekas sayatan pada perut, resiko operasi semakin minimal, dan lama opname juga semakin singkat,” ungkapnya.

Menurut dr Yulian, tujuan utama pengobatan BPH ini, memperbaiki keluhan kencing pasien, meningkatkan kualitas hidup, dan mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. “Jangan pernah malu untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis urologi, karena semakin awal keluhan ini ditemukan maka semakin mudah penanganannya,” cetusnya.

Humas RSUD Genteng, dr. Sugiyo Sastro menambahkan, Poli Spesialis Urologi ini layanan baru di RSUD Genteng. Pelayanan poli ini, dibuka setiap hari mulai Senin hingga Sabtu. Dengan ketentuan Senin hingga Kamis mulai pukul 07.00 hingga 13.00. Untuk Jumat buka pukul 07.00 hingga 10.00, dan Sabtu Poli Spesialis Urologi buka mulai pukul 07.00 hingga 12.00.

Dengan dibukanya Poli Spesialis Urologi ini, jelas dia, upaya dari RSUD Genteng meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Memudahkan dan mendekatkan warga yang ingin berobat, terutama yang menderita sakit prostat. “RSUD Genteng akan terus tingkatkan layanannya,” katanya.(abi)

(bw/*/als/JPR)

 TOP