Kamis, 06 May 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Permintaan Kelapa Banyuwangi Rendah

05 Mei 2021, 04: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SUMBAT: Buruh mengupas serabut kelapa di gudang milik Nanang Dwi Cahyono, di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung sebelum dikirim ke pasar, kemarin (30/4)

SUMBAT: Buruh mengupas serabut kelapa di gudang milik Nanang Dwi Cahyono, di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung sebelum dikirim ke pasar, kemarin (30/4) (SHULHAN HADI/RaBa)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Usaha penjualan buah kelapa, masih belum menunjukkan hasil yang maksimal. Sejak ada pandemi Covid-19, permintaan pasar di luar daerah masih rendah.

Salah satu pengepul kelapa, Nanang Dwi Hariyanto, 35, asal Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung mengaku selama ini mengirim buah kelapa ke daerah Jombang. Di Jombang itu, kelapa kirimannya akan disebar ke beberapa pasar. “Permintaan masih sama, belum ada tanda-tanda membaik,” katanya.

Dibandingkan dengan sebelum Korona, terang dia, pengiriman buah kelapa ini berkurang. Dalam mengirim menggunakan truk itu, sekali kirim 6000 biji. “Dulu lima kali seminggu, sekarang hanya tiga kali dalam seminggu,” ungkapnya.

Baca juga: Jamaah Banyak yang Tidak Pakai Masker

Kondisi pasar yang masih lesu ini, masih kata dia, diperparah kualitas kelapa di Banyuwangi yang kurang bagus karena cuaca yang tidak stabil. Untuk mendapatkan kelapa, saat ini tidak mudah. “Setoran kelapa berkurang karena pohonnya mulai berkurang,” cetusnya.

Setoran banyak berkurang ini, jelas dia, karena lahan perkebunan yang mulanya banyak ditanami pohon kelapa, kini ditanami tebu. Untuk pohon yang ada di perkampungan, jumlahnya juga berkurang. “Selain di perkebunan, pohon di desa juga berkurang,” jelasnya.(sli/abi)

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news