Kamis, 06 May 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Alhamdulillah, Insentif Guru PAUD Akhirnya Cair

04 Mei 2021, 16: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SIMBOLIS: Bupati Ipuk menyerahkan insentif kepada guru PAUD-TK di Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo Kamis (30/4).

SIMBOLIS: Bupati Ipuk menyerahkan insentif kepada guru PAUD-TK di Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo Kamis (30/4). (DINI FOR RABA)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Pemkab Banyuwangi kembali menyalurkan insentif bagi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK). Insentif ini diterima 1.150 orang se- Banyuwangi.

Penyerahan dilakukan oleh Bupati Ipuk Fiestiandani secara simbolis kepada perwakilan guru di Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kamis (30/4). Proses penyerahan digelar di sela kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa).

Ipuk mengatakan, pemkab terus menyalurkan insentif untuk guru PAUD dan TK non-ASN setiap tahun. Pemberian insentif itu dilakukan sebagai wujud apresiasi atas pengabdian para guru dalam mendidik generasi penerus. ”Terima kasih kepada para guru yang telah bekerja luar biasa mendidik anak-anak kita tanpa lelah untuk memberikan bekal terbaik bagi mereka,” ujarnya.     

Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Sembako Relatif Stabil

Bagi Ipuk, dedikasi guru PAUD dan TK selama ini sangat luar biasa. Ipuk berharap, insentif ini dapat bermanfaat. Total dalam setahun insentif yang diberikan Rp 6,9 miliar. ”Kami mohon maaf dan akan berupaya terus menambah sesuai kemampuan fiskal daerah ke depan. Insentif ini tentunya tidak sebanding dengan dedikasi yang telah diberikan para guru PAUD dan TK selama ini. Semoga dedikasi Bapak/Ibu guru diganjar nilai ibadah dan menjadi berkah, sehingga menghasilkan anak-anak sukses di masa depan,” kata dia.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Suratno mengatakan, total insentif yang disalurkan kepada 1.150 guru PAUD dan TK dalam setahun mencapai Rp 6,9 miliar. ”Insentif yang diberikan adalah Rp 500 ribu per bulan, saat ini diserahkan langsung untuk tiga bulan yakni Januari, Februari, dan Maret. Sehingga tiap orang menerima total Rp 1,5 juta dengan total yang sudah cair Rp 1,72 miliar,” terangnya.

Dikatakan, pencairan insentif tersebut merupakan termin pertama pada tahun ini. Sedangkan pencairan termin kedua akan dilakukan dan diserahkan pada Juni mendatang.

Suratno melanjutkan, untuk penyerahan insentif kali ini, guru PAUD-TK yang menerima sebanyak 1.150 orang. Para penerima tersebut telah memenuhi persyaratan dalam UU 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Yakni, kriteria guru penerima insentif adalah non-ASN dan harus S-1. Lalu belum menerima sertifikasi pendidikan tunjangan profesi didik (TPP) dan aktif mengajar yang ditandai masuk dalam data pokok pendidikan (dapodik).

”Memang masih ada guru PAUD yang belum mendapatkan karena terbentur syarat. Namun, ke depan masih ada kesempatan untuk terdata. Kami terus mendorong para guru memenuhi syarat administratif yang diatur di regulasi,” pungkas Suratno. (sgt/aif/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news