Kamis, 06 May 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Dishub Siapkan 1.000 Kantong GeNose di Terminal Brawijaya

01 Mei 2021, 05: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SEPI PENUMPANG: Untuk menekan penyebaran Covid-19, Dishub akan melaksanakan tes GeNose  untuk penumpang bus di Terminal Brawijaya tanggal l Mei nanti.

SEPI PENUMPANG: Untuk menekan penyebaran Covid-19, Dishub akan melaksanakan tes GeNose untuk penumpang bus di Terminal Brawijaya tanggal l Mei nanti. (Gerda Sukarno/RaBa)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan 1.000 kantong GeNose untuk penumpang bus di Terminal Brawijaya Banyuwangi. Tes GeNose resmi diberlakukan mulai 1 Mei 2021. Pemudik akan dites untuk mengetahui positif tidaknya terpapar Covid-19.

Antisipasi yang dilakukan Dishub Banyuwangi untuk membantu menekan angka penyebaran Covid-19. Selain itu, larangan mudik tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021 akan membuat pemudik nekat datang lebih awal. ”Pemeriksaan akan berlaku 1 Mei mendatang, tujuannya untuk memastikan tidak ada penumpang yang terkonfirmasi Covid-19,” ujar Sekretaris Dishub Banyuwangi Ali Ruchi.

Menurut Ali, pemeriksaan GeNose  bisa dimanfaatkan untuk skrining pemudik yang nekat masuk Banyuwangi. Saat ini, kata Ali, tren kenaikan penumpang jelang Ramadan dan mendekati Lebaran 2 sampai 3 persen. ”Rata-rata mereka datang untuk liburan atau mengunjungi kerabat,” ujar Ali.

Baca juga: Limbah Pabrik Terbakar, Warga Panik

Dishub akan menyiapkan 1.000 kantong GeNose yang  ditempatkan di Terminal Brawijaya. Nantinya, petugas terminal harus lebih jeli dalam melihat penumpang turun. ”Ketika dipastikan ada pemudik yang nekat datang lebih awal, pengelola terminal segera berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk dilakukan tindakan lebih lanjut,” kata Ali.     

Tes GeNose akan berlaku saat penumpang yang berangkat dari Terminal Brawijaya tidak terkonfirmasi Covid-19. ”Ini memang untuk memastikan penumpang tidak terpapar Covid, sehingga tetap bisa bepergian dengan menggunakan hasil tes GeNose tersebut,” ungkapnya.

Mengingat stok GeNose terbatas, pihaknya tidak bisa mewajibkan semua penumpang menggunakan GeNose. Nantinya petugas terminal yang akan mengatur mekanisme tes agar merata untuk penumpang. ”Kami belum bisa memastikan jumlah GeNose yang disiapkan akan cukup atau kurang karena masih melihat animo penumpang bus saat ini,” jelasnya. (rio/aif/c1)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news