Kamis, 06 May 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Petani Meninggal Jatuh dari Pohon Kelapa

30 April 2021, 19: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

MENGENASKAN: Polisi bersama warga mengevakuasi jenazah korban yang jatuh dari pohon kelapa di Desa Balak, Kecamatan Songgon, kemarin (27/4).

MENGENASKAN: Polisi bersama warga mengevakuasi jenazah korban yang jatuh dari pohon kelapa di Desa Balak, Kecamatan Songgon, kemarin (27/4). (IPTU EKO DARMAWAN FOR JPRG)

Share this          

RadarBAnyuwangi.id - Seorang petani ditemukan tewas dengan posisi badan tengkurap di sungai Dusun Balak Kidul, Desa Balak, Kecamatan Songgon pada Senin sore (26/4). Korban yang bernasib malang itu, Sadik, 56, asal Dusun Tembelang, RT 1, RW 3, Desa Bareng, Kecamatan Kabat.

Korban yang ditemukan warga sudah meninggal itu, diduga terjatuh dari pohon kelapa dengan ketinggian 15 meter. “Korban jatuh saat memanjat pohon kelapa,” cetus Kapolsek Songgon Iptu Eko Darmawan.

Dari keterangan sejumlah saksi, terang dia, awalnya korban bersama empat orang temannya, datang ke lokasi kejadian untuk bekerja menanam ubi jalar. Usai bekerja, korban pamit pada temannya mencari kayu bakar tak jauh dari lokasi menanam ubi jalar itu. “Sebelum pulang korban ini pamit mencari pelepah kelapa yang biasa digunakan untuk kayu bakar,” ujarnya.

Baca juga: Jemaat GPdI Yosomulyo Jalani Tes Swab Antigen

Ditunggu lama, terang dia, korban tidak kembali. Beberapa temannya itu mencari keberadaannya. Keempat teman korban itu terkejut melihat korban tengkurap di saluran irigasi dekat persawahan. “Teman-teman korban langsung menyampaikan ke perangkat desa dan diteruskan ke polisi,” katanya.

Dari laporan itu, anggota polisi bersama petugas medis datang ke lokasi kejadian untuk memeriksa korban. Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami fraktur atau patah tulang di area servikal atau tulang leher. “Korban meninggal karena patah tulang pada lehernya,” ujarnya.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan, jelas dia, diduga korban ini terpeleset saat memanjat pohon kelapa untuk mengambil pelepah daun kelapa. Lalu, tubuh korban jatuh ke tanah dengan posisi kepala di bawah. “Korban jatuh dari ketinggian 15 meter,” cetusnya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menuju Puskesmas Songgon. Pihak keluarga yang dihubungi polisi tidak berkenan dilakukan otopsi. “Ini murni kecelakaan dan tidak ada unsur lainnya,” pungkasnya. (kri/abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news