Minggu, 11 Apr 2021
radarbanyuwangi
Home > Info Rumah Sakit
icon featured
Info Rumah Sakit
RSUD Genteng

Poli Paliatif Meringankan Sakit Nyeri Kanker

08 April 2021, 07: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

HOME CARE: Petugas Poli Paliatif RSUD Gneteng mengunjungi pasien di rumahnya untuk memberi pegobatan. (foto diambil sebelum pandemi)

HOME CARE: Petugas Poli Paliatif RSUD Gneteng mengunjungi pasien di rumahnya untuk memberi pegobatan. (foto diambil sebelum pandemi) (SHULHAN HADI/RaBa)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Poli Paliatif  RSUD Genteng terus meningkatkan pelayanan dan mutu. Bila sebelumnya di poli ini ditangani oleh dokter umum, kini mendapat tambahan tenaga dokter spesialis anastesi.

Plt. Direktur RSUD Genteng, dr. Rudi Hartawan menyampaikan pelayanan Poli Paliatif  di RSUD Genteng ini sebenarnya sudah lama ada. Layanan ini, satu-satunya yang ada di Banyuwangi. “Di Jawa Timur ada di RS Dr. Soetomo Surabaya, di Banyuwangi hanya ada di RSUD Genteng,” katanya.

Kualitas pelayanan Poli Paliatif di RSUD Genteng, terus ditingkatkan. Tenaga dokter yang dilibatkan, ditambah dan semakin profesional. “Selama ini dilayani oleh dokter umum, sekarang ada dokter spesialis, yaitu dr. Yanuar, SpAn ,” terangnya.

Baca juga: Galakkan Berkebun dengan Gelas Bekas

Poli Paliatif di RSUD Genteng ini, terang dia, juga membuka layanan home care, yakni pasien yang tidak bisa dibawa ke rumah sakit, petugas medis akan mendatangi pasien itu di rumahnya. “Bagi pasien yang tidak dapat ke rumah sakit, petugas kita akan datang ke rumahnya untuk memeriksa dan mengobati,” ungkapnya.

Dokter Rudi berharap dengan semakin lengkap petugas di Poli Paliatif ini, semakin banyak pasien kanker yang bisa ditangani. Pihaknya, sudah bekerja sama dengan berbagai rumah sakit dan layanan kesehatan, terkait rujukan. Soal biaya, layanan paliatif di RSUD Genteng melayani BPJS maupun mandiri. “Pembiayaan ada BPJS, mandiri juga bisa,” terangnya.

Pelaksana Poli Paliatif RSUD Genteng, dr. Dwi Deni Yuli Astuti menjelaskan saat ini layanan ditangani bersama dr. Ayyub Erdiyanto. Tugas utama di Poli Paliatif ini memberikan layanan agar pendertia kanker bisa mendapat kualitas hidup yang lebih baik. Secara sederhana, poli ini membantu mengurangai rasa nyeri yang dialami penderita kanker. “Mereka harus mendapat pengobatan yang cukup untuk mengurangi nyeri,” jelasnya.

Untuk cara penanganan yang dilakukan, pasien hanya diberi resep obat serta konseling. Tidak ada tindakan tambahan seperti operasi bedah atau kemoterapi. “Untuk pasien yang datang ke sini, ditangani dengan pemberian obat-obatan” terangnya.

Untuk rentang waktu penanganan, secara umum biasanya dilakukan seminggu sekali. Tapi jika sudah membaik, biasanya hanya perlu sebulan sekali. “Seminggu sekali bisa, kalau membaik sebulan sekali,”jelasnya pada Jawa Pos Radar Genteng.(sli/abi)

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news