Minggu, 11 Apr 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Langgar Prokes, Road Race di Marina Boom Dibubarkan

07 April 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

NEGOSIASI: Kabagops Kompol Agung Setya Budi berkoordinasi dengan penanggung jawab road race di Marina Boom kemarin (5/4).

NEGOSIASI: Kabagops Kompol Agung Setya Budi berkoordinasi dengan penanggung jawab road race di Marina Boom kemarin (5/4). (RAMADA KUSUMA/RaBa)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Event lomba road race yang digelar di Marina Boom Banyuwangi terpaksa dibubarkan oleh Satgas Covid-19 kemarin (5/4). Lomba balap sepeda motor tersebut dibubarkan lantaran banyak yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Yang membuat polisi geram, peserta balapan mayoritas berasal dari luar Banyuwangi. Mereka dikhawatirkan bisa membawa virus Covid-19 ke Banyuwangi. Melihat kerumunan massa di Marina Boom, Satgas Covid-19 yang terdiri TNI, Polri, dan Satpol PP akhirnya melarang kegiatan tersebut.

Lomba yang diselenggarakan oleh Banyuwangi Road Race tidak bisa dilanjutkan. Penonton langsung semburat meninggalkan tempat. Hari itu juga, peserta yang datang dari luar Banyuwangi terpaksa harus pulang.

Baca juga: Disuntik Vaksin AstraZeneca, 14 Orang Demam

Pembubaran dipimpin langsung Kabagops Polresta Banyuwangi Kompol Agung Setya Budi. Sebelum dibubarkan, polisi sempat melakukan negosiasi kepada panitia penyelenggara. Panitia akhirnya menyadari dan mau membatalkan ajang lomba road race tersebut. ”Kita bubarkan karena memang tidak ada izin. Road race juga diikuti peserta dari luar Banyuwangi,” ujar Kompol Agung Setya Budi.

Menurut Agung, semua kegiatan yang sifatnya mendatangkan massa belum diizinkan karena masih masa pandemi Covid-19. Kegiatan road race tersebut tidak mengantongi izin dari Satgas Covid-19 dan pihak terkait.

Agung menambahkan, selama ini pihaknya belum pernah mengeluarkan izin keramaian, apalagi kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan tak patuh protokol kesehatan. ”Kita tidak mungkin memberikan izin, terutama kepada lomba yang mendatangkan peserta dari luar daerah,” tegasnya.

Begitu mendapat laporan ada peserta road race dari luar daerah, petugas gabungan langsung turun ke lokasi. Benar saja, setelah dicek datanya, peserta balap motor banyak yang berasal dari luar daerah. Hari itu juga panitia diminta untuk membatalkan acaranya. ”Kami minta untuk membatalkan jika ada peserta dari luar daerah. Jika pesertanya hanya lokal, kami perbolehkan. Kita tahu, road race ini hanya latihan saja,” pungkas Agung.

(bw/rio/aif/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news