Minggu, 11 Apr 2021
radarbanyuwangi
Home > Kesehatan
icon featured
Kesehatan

Disuntik Vaksin AstraZeneca, 14 Orang Demam

07 April 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

HALALAN THOYYIBAN:  Ketua PCNU Ali Makki disuntik vaksin AstraZeneca di RSNU Mangir beberapa waktu lalu.

HALALAN THOYYIBAN: Ketua PCNU Ali Makki disuntik vaksin AstraZeneca di RSNU Mangir beberapa waktu lalu. (DEDY JUMHARDIYANTO/RABA)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Vaksinasi yang menyasar 1.700 kiai, guru ngaji, dan guru madrasah dirasakan dampaknya oleh sebagian peserta. Sebanyak 14 orang mengalami demam dan nyeri di lengan setelah disuntik vaksin AstraZeneca.

Koordinator Vaksinasi RSNU Banyuwangi dokter Riza Muzakki mengatakan, sejak pelaksanaan penyuntikan pada Rabu (31/3) hingga Sabtu (3/4), belum ditemukan adanya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) kategori serius. ”Kami baru menerima 14 laporan via telepon. Mereka mengalami keluhan seperti demam dan nyeri di lengan,” ungkap Riza.

Menurut Riza, keluhan demam dan nyeri di lengan tergolong KIPI ringan. Mereka yang merasakan gejala disarankan mengikuti petunjuk dokter. ”Sejauh ini belum ada laporan dampak KIPI yag serius seperti sesak napas dan kejadian serius lainnya,” jelas Riza.

Baca juga: Petugas Sapu Jalan Belum Terima Uang Lembur

Sementara itu, KH Abdul Ghoffar mengaku tidak ada keluhan apa pun pasca suntik vaksin AstraZeneca yang diselenggarakan PCNU Banyuwangi. ”Tidak ada keluhan apa pun, semua normal dan biasa saja,” ujar dai kondang asal Rogojampi ini.

Setelah menerima suntik vaksin, Ghoffar tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa, yakni menghadiri pengajian di Kecamatan Singojuruh.  ”Tubuh saya malah tambah sehat,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan KH Fahrurozi. Pasca disuntik vaksin, dia mengaku tidak ada perubahan atau keluhan yang dirasakan. Hanya lengannya terasa masih nyeri karena bekas jarum suntik.  ”Alhamdulillah masih sehat, tidak ada keluhan atau gejala lainnya,” terang pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’yah Al Aqsho Cemetuk Cluring ini.

Sekadar diketahui, sebanyak 1.700 kiai hingga guru ngaji di Banyuwangi menjalani vaksinasi Covid-19 AstraZeneca. Vaksinasi Akbar itu digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Mangir, Kecamatan Rogojampi, Kamis lalu (1/4).

Vaksinasi massal bagi kiai, guru ngaji, dan guru madrasah itu dibuka langsung oleh Sekretaris Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI dokter Mohamad Budi Hidayat dan disaksikan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh hingga Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Ketua PCNU Banyuwangi KH Muhammad Ali Makki Zaini mengatakan, vaksinasi akbar tersebut menyasar seluruh pengurus NU,  mulai tingkat cabang hingga ranting yang biasa berhadapan langsung dengan masyarakat. Kiai, ibu nyai pengurus pesantren, guru ngaji, marbot masjid, guru madrasah, serta lembaga dan pengurus Badan Otonom NU juga divaksin.

(bw/ddy/aif/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news