Minggu, 11 Apr 2021
radarbanyuwangi
Home > Kolom
icon featured
Kolom

Menjaga Kesehatan Lingkungan Dimulai dari Diri Sendiri

Oleh: Izaz Ika Anjani*

07 April 2021, 02: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Menjaga Kesehatan Lingkungan Dimulai dari Diri Sendiri

Share this          

MENJAGA kesehatan lingkungan merupakan suatu kewajiban bagi setiap individu. Selain merupakan anugerah yang diberikan Sang Pencipta kepada hamba-Nya, kesehatan lingkungan harus dijaga agar kita terhindar penyakit. Sebab, kesehatan tidak ternilai harganya. Terkadang saat kita sehat, kita lupa nikmat tersebut. Ketika sakit, kita baru sadar dan merasakan betapa kesehatan itu sungguh sangat berharga.

Tubuh sehat bisa didapatkan dari berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan bergizi, dan lingkungan yang sehat dan bersih. Lingkungan sehat terkadang sering tidak kita perhatikan, karena kesibukan sehingga lingkungan sekitar tidak dijaga kebersihannya. Lingkungan yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Salah satu yang mengkhawatirkan adalah demam berdarah dengue (DBD) karena penyakit ini dapat menyebabkan kematian.

Kebersihan lingkungan merupakan keadaan bebas dari kotoran, termasuk di dalamnya, debu, sampah, dan bau. Masalah kebersihan lingkungan di negeri ini selalu menjadi perdebatan dan terus berkembang. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan lingkungan terus meningkat setiap tahun.

Baca juga: Tangkapan Benur di Laut Selatan Sepi

Karena itu, kita harus tahu manfaat menjaga kebersihan lingkungan. Karena kebersihan lingkungan sangat berguna untuk kita, serta dapat menciptakan kehidupan yang aman, bersih, sejuk, dan sehat.

Ada pun tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat dibagi menjadi dua, secara umum dan secara khusus. Secara umum meliputi perbaikan terhadap segala bahaya dan ancaman pada kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia. Melakukan usaha pencegahan dengan cara mengatur sumber-sumber lingkungan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia. Melakukan kerja sama dan menerapkan program terpadu di antara masyarakat dan institusi pemerintah serta lembaga nonpemerintah dalam menghadapi bencana alam atau wabah penyakit menular.

Terciptanya masyarakat sehat yang mandiri dan berkemampuan, akan menjadi harapan tersendiri saat mereka berhasil mengaplikasikan kesehatan lingkungan dengan baik. Jika masyarakat sehat, maka hal ini akan menciptakan generasi yang mandiri terutama secara finansial karena jiwa dan badan yang sehat tentunya akan memberikan semangat tersendiri serta rasa fokus bagi mereka dalam bekerja. Mereka tidak akan terbebani untuk berobat ke dokter sehingga konsentrasi dalam bekerja akan semakin meningkat. Ketika mereka sudah mandiri secara finansial, maka mereka berkemampuan untuk mengaktualisasikan diri dalam kehidupan masing-masing.

Saat menggerakkan masyarakat agar sadar pentingnya kebersihan bagi kehidupan, mereka memerlukan contoh konkret yang bisa dilihat dari program pemerintah dalam mendukung kesehatan lingkungan. Hal itu juga menjadi bentuk dukungan pemerintah agar masyarakatnya tetap berfokus pada penciptaan lingkungan yang lebih baik.

Pelaksanaan beberapa aktivitas dalam menggalang kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungannya tetap bersih dapat dilakukan dengan program pembersihan massal di daerah yang memungkinkan jadi tempat berkumpulnya sumber penyakit, seperti tempat pembuangan sampah, sungai, gorong-gorong, hingga rumah warga.

Dalam program tersebut, pemerintah perlu mendukung dalam memberikan peralatan atau menyediakan segala sesuatu yang terkait dalam mendukung upaya masyarakat terhadap kesehatan lingkungan tersebut. Sehingga terjalin sinergi masyarakat dengan pemerintah. Dinas Kesehatan juga memiliki kontribusi signifikan dalam memonitor serta memberikan pengarahan kepada masyarakat untuk menciptakan kesehatan lingkungan. Mereka sebaiknya secara berkala melakukan sosialisasi kepada warga mengenai masalah kesehatan apa yang saat ini mungkin dihadapi dalam sebuah lingkungan, sehingga komunitas masyarakat dapat menyumbangkan solusinya sehingga apa yang menjadi tujuan bersama dapat terwujud. Masyarakat jelas sangat dibutuhkan kontribusinya dalam hal ini karena mereka yang sangat memahami kondisi dan lingkungan mereka.

Manfaat menjaga kebersihan lingkungan antara lain agar terhindar dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat, lingkungan menjadi lebih sejuk, dan bebas dari polusi udara. Selain itu air menjadi lebih bersih dan aman untuk diminum.Masyarakat juga akan lebih tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan masih banyak lagi manfaat menjaga kebersihan lingkungan.

Maka dari itu, kita harus menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari rumah kita sendiri. Misalnya dengan rajin menyapu halaman rumah, rajin membersihkan selokan rumah, membuang sampah pada tempatnya, dan masih banyak lagi.

Lingkungan akan lebih baik jika semua orang sadar dan bertanggung jawab akan kebersihan lingkungan. Karenanya, hal itu harus ditanamkan sejak dini. Di sekolah pun, siswa diajarkan untuk selalu hidup bersih. Dalam agama Islam pun, kita diajarkan untuk selalu hidup bersih karena kebersihan adalah sebagian dari iman.

Selain hal-hal tersebut, kita juga harus saling mendukung tercapainya tujuan kita dalam menjaga kesehatan lingkungan bersama. Agar tidak terjadi penyakit atau hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang. Serta agar lingkungan tetap bisa dinikmati hingga anak cucu.

Berikut tips dan trik menjaga kebersihan lingkungan. Yang pertama tentu saja dimulai dari diri sendiri. Dengan cara memberi contoh kepada masyarakat. Terutama bagaimana menjaga kebersihan lingkungan. Selalu melibatkan tokoh masyarakat yang berpengaruh untuk memberikan pengarahan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Selanjutnya, melibatkan para pemuda untuk ikut aktif menjaga kebersihan lingkungan. Perlu juga memperbanyak tempat sampah di sekitar.  Petugas kebersihan lingkungan diperbanyak, dengan memberi imbalan yang sesuai. Sosialisasikan kepada masyarakat untuk terbiasa memilah sampah rumah tangga menjadi sampah organik dan nonorganik. Perlu juga teknologi pembuatan kompos dari sampah organik agar dapat dimanfaatkan kembali untuk pupuk.

Kita juga harus kreatif. Dengan membuat suvenir atau kerajinan tangan dengan memanfaatkan sampah. Atur pula jadwal untuk kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan. Selain itu, perlu upaya pengelolaan lingkungan sehat.

Penyediaan air bersih juga penting. Air yang bersih adalah air yang sehat yang dapat digunakan untuk mandi mencuci dan minum. Sedangkan air yang sehat adalah tidak berbau, bening, tidak tercemar, dan apabila untuk minum harus direbus dahulu pada suhu 100 derajat Celsius

Upaya terakhir adalah pengelolaan limbah. Caranya antara lain, pembuangan sisa air cucian dan mandi harus sebisa mungkin untuk dapat dikelola sehingga tidak mencemarkan lingkungan. Begitu pula pada sampah, sampah dapat dikelola dan diklasifikasi menjadi sampah organik dan nonorganik. Pisah sampah yang dapat didaur ulang dan sampah yang tidak dapat didaur ulang. (*)

*) Siswa kelas XII IPA 2, MAN Banyuwangi.

(bw/*/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news