Minggu, 11 Apr 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Kembangkan Potensi Wisata Kebun Cokelat

06 April 2021, 07: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

PRODUK UNGGULAN: Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani didampingi Direktur PTPN XII Siwi Peni dan ketua GPP yang juga Manajer Kebun Kendang Lembu Benny Hendricrianto menulis testimony usai mencicipi produk olahan cokelat di Doesoen Kakao, Desa Karangharjo,

PRODUK UNGGULAN: Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani didampingi Direktur PTPN XII Siwi Peni dan ketua GPP yang juga Manajer Kebun Kendang Lembu Benny Hendricrianto menulis testimony usai mencicipi produk olahan cokelat di Doesoen Kakao, Desa Karangharjo, (KRIDA HERBAYU/JPRG)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Festival Doesoen Kakao yang digelar di Kebun Kendanglembu, PTPN XII, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore berlangsung meriah, kemarin (4/4). Dalam acara yang dilaksanakan sejak Sabtu (3/4) itu, pengunjung dapat merasakan cokelat kualitas terbaik,

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan tahun lalu Festival Doesoen Kakao sempat terhenti lantaran Covid-19. Untuk meningkatkan perekonomian, tahun ini mulai digencarkan lagi promosi wisata, khusunya di Doesoen Kakao, Kecamatan Glenmore. “Saya berharap ada kreasi baru dari produk berbahan baku cokelat, agar bisa meningkatkan minat wisatawan,” ujarnya.

Bupati Ipuk menyebut Pemkab Banyuwangi sudah berkoordinasi dengan PTPN XII terkait pengembangan wisata dan meningkatkan UMKM dengan produk bahan baku cokelat. Produk olahan cokelat di Dosoen Kakao, ini sangat bervariasi dan bisa dibuat dari bahan baku cokelat dengan kualitas terbaik. “Diharapkan kebutuhan bahan baku untuk UMKM dapat tersedia di Doesoen Kakao,” cetusnya.

Baca juga: Pengawas: Invisible Hand

Direktur PTPN XII, Siwi Peni mengatakan dalam dua hari Doesoen kakao menjadi tempat festival. Dua acara pada hari pertama dan satu acara puncak telah dipersiapkan untuk mengenalkan perkebunan penghasil Kakao Edel yang telah dikenal dunia dengan sebutan Java Kakao. Selain memperkenalkan hasil produk, juga sarana pemberdayaan masyarakat untuk kemajuan Banyuwangi. “Hari pertama ada lomba mengolah makanan dan minuman berbahan dasar cokelat, ini diikuti ibu PKK se Kecamatan Glenmore, dilanjut lomba tari gandrung,” katanya.

Selain terkenal sebagai penghasil biji kakao terbaik di dunia, lanjut Siwi Peni, Doesoen Kakao juga menyediakan berbagai produk berbahan dasar cokelat yang sudah diolah menjadi makanan dan minuman. Hampir 86 persen cokelat hasil panen perkebunan itu diekspor. “Kita ingin masyarakat Banyuwangi juga menikmati cokelat terbaik, bukan hanya orang luar negeri saja,” terangnya.

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news