Minggu, 11 Apr 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Hasil Tes Swab, Yunus Positif Covid-19

05 April 2021, 17: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

MASUK RUANG ISOLASI: Yunus Wahyudi (tengah) dirujuk ke RSUD Blambangan pada Kamis malam (1/4). Dari hasil tes swab, yang bersangkutan dinyatakan terpapar Covid-19.

MASUK RUANG ISOLASI: Yunus Wahyudi (tengah) dirujuk ke RSUD Blambangan pada Kamis malam (1/4). Dari hasil tes swab, yang bersangkutan dinyatakan terpapar Covid-19. (Istimewa)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Teka-teki sakit yang diderita Muhammad Yunus Wahyudi akhirnya terjawab. Setelah menjalani tes swab, aktivis antimasker yang dijuluki Harimau Blambangan itu dinyatakan terpapar Covid-19.

Kepastian terjangkit positif korona itu disampaikan Kadinkes Banyuwangi Widji Lestariono, kemarin.  ”Hasil swab Yunus keluar Sabtu (3/4). Hasil positif Covid-19. Hasil rapid tes antigen juga menunjukkan positif Covid-19,’’ kata dokter yang akrab disapa Rio tersebut.

Hingga kemarin (4/4) Yunus  masih berbaring lemas di ruang isolasi II di RSUD Blambangan. Kondisinya masih lemah. Yunus masih mendapatkan bantuan pernapasan menggunakan selang oksigen.

Baca juga: Tak Hanya CFD, Dispora Gelar Senam di RTH

Menurut Rio, setelah dipastikan  terpapar Covid-19,  tim medis akan melakukan tracing kepada masyarakat yang menjalin kontak erat dengan Yunus. ”Berhubung Yunus termasuk nara pidana (napi) di Lapas kelas IIA Banyuwangi, semua napi yang satu kamar akan diperiksa kesehatannya. Termasuk pula para petugas Lapas, meski mereka sudah dilakukan vaksinasi,” kata Rio.

Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah  munculnya klaster baru. ”Kita akan periksa semua yang kontak dengan Yunus, termasuk keluarga maupun pengacaranya. Jika memang ditemukan gejala-gejala yang mengarah ke Covid-19, akan kita lakukan swab,” terangnya.

Selama berada di ruang isolasi, Yunus diperlakukan seperti pasien lainnya. Sesuai dengan standar napi yang mengalami sakit, harus dijaga ketat oleh petugas selama 24 jam. ”Kita pisahkan dengan pasien lainnya. Yunus berada di satu ruangan sendirian. Untuk penjagaan ada dua orang petugas keamanan yang standby di depan ruangan,” ungkapnya.

Rio mengakui kondisi  Yunus saat ini  masih lemah. Yang bersangkutan belum mau makan dan maish merasakan sesak napas. ”Kami melakukan penanganan secara optimal kepada pasien. Kami harap keluarga juga men-support doa kepada pasien, agar kondisinya segera cepat sembuh,” tuturnya.

Rio mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondisi kesehatan karena pandemi Covid-19  belum selesai. Masyarakat tetap harus menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak). ”Kondisi pandemi belum berakhir, apalagi vaksinasi yang baru berjalan belum menjangkau  semua lapisan masyarakat. Kami berharap vaksinasi bisa diberikan kepada masyarakat,” kata Rio.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis malam (1/4) pukul 20.00, Yunus yang mendiami Lapas Banyuwangi harus dirujuk ke RSUD Blambangan. Saat dirujuk, kondisinya lemas dengan mengalami demam tinggi. Hanya saja, belum ada yang bisa memastikan penyakit apa yang diderita oleh aktivis antimasker tersebut.

Pria asal Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo tersebut, dimasukkan ke ruang isolasi. Selama itu, kondisinya harus dibantu oksigen. Saturasinya masih di angka 90-93 persen dan beberapa kali juga mengalami penurunan.

(bw/rio/aif/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news