Minggu, 11 Apr 2021
radarbanyuwangi
Home > Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis
Songkok Banyuwangi yang Membanggakan

Songkok Hitam Bagian Pakaian Nasional

05 April 2021, 08: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

RESMI: Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara menyematkan pin kepada anggota Fraksi PDIP Made Suwastiko di DPRD Banyuwangi.

RESMI: Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara menyematkan pin kepada anggota Fraksi PDIP Made Suwastiko di DPRD Banyuwangi. (RAMADA KUSUMA/RaBa)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Songkok hitam sudah menjadi bagian dari pakaian nasional. Tak heran, songkok jenis yang satu ini tidak lagi dimonopoli kelompok, ras, suku, agama, atau golongan tertentu.

Songkok hitam juga telah menjadi bagian dari keseharian banyak orang di tanah air. Demikian pula di Banyuwangi. Pemakainya pun terdiri atas lintas unsur, mulai masyarakat umum hingga kalangan pejabat.

Bahkan, songkok hitam kerap digunakan banyak orang yang notabene berasal dari lintas golongan pada saat menghadiri atau mengikuti kegiatan resmi, termasuk upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI. Bahkan, kalangan wakil rakyat, termasuk anggota DPRD Banyuwangi, kerap menggunakan songkok hitam saat mengikuti sidang paripurna DPRD.

TRADISI: Berbagai merek dan ukuran songkok hitam nasional biasanya dibungkus dalam kemasan boks.

TRADISI: Berbagai merek dan ukuran songkok hitam nasional biasanya dibungkus dalam kemasan boks. (BAYU SAKSONO/RABA)

Baca juga: Songkok Bambu Ramah Lingkungan

Sementara itu, informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, ada dua versi tentang siapa yang memperkenalkan songkok hitam alias peci di tanah air.

Versi pertama menyebut, peci di Indonesia diperkenalkan oleh salah satu dari sembilan wali Allah di tanah air, yakni Sunan Kalijaga. Pada mulanya Sunan Kalijaga membuat mahkota atau kuluk yang diperuntukkan khusus untuk Sultan Fattah.

Kuluk yang dibuat Sunan Kalijaga untuk Sultan Fattah saat itu mirip dengan songkok atau peci, hanya saja ukurannya jauh lebih besar dibandingkan peci yang kita kenal saat ini.

Sementara itu, versi lain menyebut, songkok atau peci masuk ke Indonesia dibawa oleh Laksamana Ceng Ho. (sgt/bay/c1)

(bw/sgt/rbs/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news