Minggu, 11 Apr 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Senin Dirazia Sepi, Selasa PSK Marak

Eks Lokalisasi PSK Turian Purwoharjo

04 Maret 2021, 20: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

MASIH BERKELIARAN: Para PSK masih berkeliaran di sekitar wisma di eks Lokalisasi Turian, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, kemarin (2/3).

MASIH BERKELIARAN: Para PSK masih berkeliaran di sekitar wisma di eks Lokalisasi Turian, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, kemarin (2/3). (KRIDA HERBAYU/JPRG)

Share this          

PURWOHARJO – Meski Pemerintah Desa Karetan dan Kecamatan Purwoharjo sudah sering menerbitkan penghuni eks Lokalisasi Penjaja Sex Komersial (PSK) Turian, tapi para perempuan penjaja cinta itu masih cukup banyak di lokalisasi yang berada di Dusun Sidodadi, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo itu, kemarin (2/3).

Riris, 38, salah satu penghuni wisma di eks Lokalisasi PSK Turian mengaku di eks lokalisasi itu masih banyak penghuni wisma yang berasal dari luar Banyuwangi. Ada 15 hingga 20 wanita penghuni wisma yang bekerja melayani tamu hidung belang. Di wisma itu, juga disediakan fasilitas karaoke dan minuman keras (miras) jenis bir. “Kebanyakan yang bekerja di sini dari Kabupaten Jember,” ujarnya.

Menurut Riris, pada Senin (1/3) Pemerintah Desa Karetan dan Kecamatan Purwoharjo menggelar razia, tapi itu tidak membuat para penghuni wisma jera. Saat razia digelar petugas, para penghuni wisma bersembunyi di kamar dan menutup rapat pintu agar terlihat sepi. “Kami berdiam di kamar selama razia itu, ya sekitar 30 menit, petugasnya yang ikut razia banyak sekali,” terangnya.

Baca juga: Hujan Dua Jam, Jalan Utama Srono Mirip Sungai

Di eks Lokalisasi Turian, terang dia, sebenarnya jarang sekali dilakukan razia. Bila akan ada razia besar-besaran, para penghuni wisma selalu mendapat informasi. “Sebelum petugas sampai di lokasi, kami sudah bersembunyi, makanya kami selalu lolos jika ada razia,” cetusnya.

Terkait maraknya bisnis esek-esek yang berlokasi dekat hutan jati di Dusun Sidodadi, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo itu, Pemerintah Desa Karetan enggan memberi penjelasan. Kepala Desa Bonari saat dihubungi enggan menjawab dan terkesan menutup-nutupi adanya bisnis prostitusi di desanya.

Camat Purwoharjo Ahmad Laini mengatakan Pemerintah Desa Karetan dan Kecamatan Purwoharjo sudah melakukan razia di eks lokalisasi itu. Saat diperiksa pada Senin (1/3), tidak ditemukan adanya aktivitas prostitusi di lokasi tersebut. “Tidak ada aktivitas dan terpantau sepi,” katanya.

Laini berjanji jika ada aktivitas bisnis prostitusi di eks Lokalisasi Turian, pihaknya akan melakukan penutupan. Selain meresahkan masyarakat, aktivitas prostitusi seperti itu juga dilarang oleh agama dan pemerintah. “Bisnis prostitusi jelas menyalahi aturan, jika benar ada bisnis seperti itu di eks Lokaslisasi Turian akan segera kami tutup secara permanen,” ancamnya.(kri/abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news