Minggu, 11 Apr 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

16 PAC PKB Dukung Khusnan Abadi Pimpin PKB

04 Maret 2021, 16: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SIAP PIMPIN PKB: Khusnan Abadi (duduk tiga dari kanan) bersama sebagian pengurus PAC PKB yang mendukungnya untuk menjadi ketua DPC PKB Banyuwangi kemarin (2/3).

SIAP PIMPIN PKB: Khusnan Abadi (duduk tiga dari kanan) bersama sebagian pengurus PAC PKB yang mendukungnya untuk menjadi ketua DPC PKB Banyuwangi kemarin (2/3). (SHULHAN HADI/RaBa)

Share this          

GAMBIRAN – Peta calon ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi tampaknya mulai terbaca. Salah satu anggota FPKB DPRD Banyuwangi, Khusnan Abadi, mengaku telah mendapat dukungan 16 Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB untuk memimpin partai yang kelahirannya dibidani oleh PBNU tersebut.

Untuk menghadapi Muscab V PKB Banyuwangi yang akan digelar di Hotel Illira pada Minggu (7/3), Khusnan menggelar pertemuan dengan para PAC PKB yang selama ini mendorongnya di Hotel Pesona Osing, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran kemarin siang (2/3).

Dalam pertemuan itu, 16 PAC PKB dari 25 PAC PKB se-Kabupaten Banyuwangi memberikan pernyataan dukungan kepada Khusnan untuk memimpin partai berlambang bola dunia sembilan bintang itu untuk lima tahun ke depan.

Baca juga: PCNU Apresiasi Pencabutan Aturan soal Investasi Miras

”Ada 16 PAC PKB yang berkumpul dan mendukung Bapak Haji Khusnan Abadi,” ujar A. Taufiq, Ketua PAC PKB Kecamatan Wongsorejo yang juga anggota FPKB DPRD Banyuwangi.

Dari 16 PAC PKB yang telah mendukung, di antaranya PAC PKB Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Banyuwangi kota, Songgon, Blimbingsari, Singojuruh, dan Kabat. Selain itu, PAC PKB Kecamatan Muncar, Cluring, Tegalsari, Pesanggaran, Purwoharjo, Bangorejo, Sempu, Genteng, dan Kalibaru.

”Kami akan memperjuangkan Bapak Haji Khusnan Abadi menjadi ketua DPC PKB Banyuwangi. Kami berkumpul untuk menyatakan pernyataan kebulatan tekad,” ungkap Taufiq.

Pernyataan 16 PAC yang mendukung politisi PKB asal Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, itu disertai tanda bukti tertulis berupa surat pernyataan dan usulan bertanda tangan dan stempel. ”Pernyataan dan usulan ini sudah dikirimkan ke DPP PKB di Jakarta,” jelasnya.

Menurut Taufiq, dalam Muscab V PKB kali ini aturannya baru, yakni PAC PKB mengusulkan nama-nama calon dewan syuro dan tanfidz untuk ketua, sekretaris, dan bendahara. Dalam usulan 16 PAC PKB yang sudah dikirim ke DPP PKB itu, Ketua Dewan Syuro KH Abdul Ghofar dengan sekretaris KH Abdul Malik Syafaat. Untuk Ketua Tanfidz Khusnan Abadi dengan Sekretaris A. Taufiq dan Bendahara Susiyanto. ”Usulan untuk Bapak Haji Khusnan Abadi resmi dan tidak main-main. Tim sudah mengikat sikap tersebut dalam sebuah pernyataan,” tegasnya.

Sekretaris PAC Kalibaru Jazaiyatul Afifah menyebutkan, dukungan kepada Khusnan sudah tepat. Selama ini Khusnan kerap menyapa kader di tingkat bawah hingga memberikan pelayanan yang cukup bagus.  “Selama ini yang peduli terhadap PAC dan sering menyapa kami adalah Pak Haji Khusnan,” kata Afifah.

Dukungan itu tidak hanya ketika momen Pilkada berlangsung. Di luar  momen pilkada, Khusnan  rutin melakukan pemberdayaan. “PAC PKB Kalibaru sepakat berada di barisan Pak Haji Khusnan dan Pak Taufik,’’ tegasnya.

Menanggapi dukungan 16 PAC PKB itu, Khusnan Abadi menyatakan sikap dan niatnya bersama sejumlah kader PKB karena ada keinginan untuk menjadi motor penggerak PKB di Banyuwangi. Saat ini, targetnya membangun kembali kejayaan partai seperti pada pemilu 1999 silam. ”PKB harus menjadi partai pemenang di Banyuwangi,” ujar mantan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi itu.

Menurut Khusnan, langkah itu merupakan bagian dari upaya menghormati perjuangan para pendiri NU, termasuk di dalamnya KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. ”Tekad kita dengan teman-teman PAC PKB itu bagaimana menghadapi Pemilu 2024 nanti itu kita siapkan hari ini,” jelasnya.

Kemenangan 40 persen pada 1999, jelas Khusnan, menjadi pelecut agar gerbong PKB bisa kembali meraih kejayaan pada pemilu 2024 mendatang. ”Kami menargetkan suara PKB di Banyuwangi pada Pemilu 2024 itu menang dengan 39 persen,” harapnya.

Dukungan 16 PAC PKB ini bagi Khusnan merupakan kepercayaan yang luar biasa. Ia menyebut kepercayaan dan amanah ini harus dikawal hingga paripurna. Melihat besarnya dukungan, Khusnan optimistis respons yang diberikan DPP PKB cukup baik. ”Amanah teman-teman PAC PKB ini harus kita amankan, usulan ini harus kita sampaikan ke pusat (DPP PKB),” jelasnya. 

Terkait dukungan 16 PAC PKB itu, Khusnan mengaku masih membuka komunikasi dengan PAC PKB yang lain. Hanya saja, ia tidak memaksa dan akan menghormati sikapnya. Yang terpenting, setelah pelaksanaan Muscab V PKB itu seluruh kader harus kembali menjadi satu gerbong untuk menyukseskan Pemilu 2024. ”Pasca Muscab harus menjadi satu kesatuan dalam rangka menyiapkan pemilu 2024,” tegasnya.

Khusnan menyebut secara historis lahirnya PKB tidak bisa dilepaskan dari peran NU. Untuk itu, sudah selayaknya PKB akan menjadi bagian yang mengawal kepentingan politik NU di berbagai bidang. ”Kepentingan PKB dan NU akan bersama-sama,” pungkasnya. (sli/abi/c1)

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news