Minggu, 11 Apr 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Antisipasi Banjir Kota, Tangani Lereng Ijen

04 Maret 2021, 13: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

LANGGANAN: Setiap musim hujan tiba, Jalan Yos Sudarso Banyuwangi selalu tergenang air.

LANGGANAN: Setiap musim hujan tiba, Jalan Yos Sudarso Banyuwangi selalu tergenang air. (RAMADA KUSUMA/RaBa)

Share this          

BANYUWANGI – Wakil Bupati (Wabup) Sugirah bersama jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi menggelar sekaligus mencanangkan penanaman seribu pohon kemarin (2/3). Kegiatan yang merupakan bagian program Peduli Penghijauan melalui Penanaman Pohon 2021 ini, bertujuan sebagai antisipasi banjir dan tanah longsor di Bumi Blambangan.

Program tersebut dilakukan secara bertahap. Termasuk pada acara penanaman pohon yang digelar di Desa Kluncing, Kecamatan Licin kemarin. Selain Wabup Sugirah, acara itu juga dihadiri Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin. Keduanya melakukan penanaman secara simbolis sebanyak 50 pohon berbagai jenis di lereng Gunung Ijen. 

Kapolresta Arman mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk Implementasi Transformasi Menuju Polri yang Presisi. ”Kegiatan ini wujud kepedulian dan komitmen bersama dalam kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan. Kita bergerak bersama masyarakat melakukan penanggulangan bencana, salah satunya melalui penghijauan penanaman pohon,” ujarnya. 

Baca juga: 168 Babinsa Diprioritaskan Mendapat Vaksinasi

Dipilihnya wilayah lereng Gunung Ijen, Kecamatan Licin karena wilayah itu rawan bencana longsor. Selain itu, wilayah itu merupakan wilayah hulu, sehingga menjadi penyebab terjadinya banjir di wilayah kota Banyuwangi. ”Memang kondisi di sekitar Gunung Ijen gundul karena kebakaran beberapa tahun lalu. Rencananya kita akan mengundang beberapa stakeholder terkait untuk menggalakkan penghijauan,” tambahnya.

Sementara itu, Wabup Sugirah mengatakan program penanaman pohon sebagai bentuk ibadah dan menjaga kelestarian alam. ”Ini sebuah ibadah menanam pohon untuk anak cucu kita agar sumber mata air dan kelangsungan hidup manusia serta alam terpenuhi,” ujarnya. 

Sugirah menyatakan, pihaknya sangat mendukung program ini. ”Dinas Lingkungan Hidup akan kami minta terus memantau dan mengevaluasi lahan-lahan hijau khususnya di wilayah dengan kemiringan tertentu. Tata ruang akan kami perhatikan, khususnya di kawasan dataran tinggi agar tidak menimbulkan dampak lingkungan yang kurang baik,” imbuhnya.

Terkait dengan potensi bencana banjir di Banyuwangi, pihaknya saat ini telah memberikan instruksi kepada dinas terkait untuk memperbaiki saluran air di wilayah perkotaan. ”Kami sudah instruksikan untuk pembenahan. Dinas-dinas terkait telah turun, mulai membersihkan saluran air, pengerukan sungai secara rutin, hingga menjaga pintu air dam selama 24 jam,” pungkas Sugirah. (sgt/aif/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news