Jumat, 05 Mar 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan
Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Banyuwangi

Dewan Siapkan Dua Alternatif Lokasi Pelantikan

23 Februari 2021, 15: 40: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

AJUKAN PELANTIKAN: Ketua DPRD I Made Cahyana Negara bersama tiga wakil ketua M. Ali Mahrus, Michael Edy Hariyanto, dan Ruliyono menandatangani berita acara rapat paripurna pengumuman penetapan paslon Terpilih di kantor DPRD kemarin (22/2).

AJUKAN PELANTIKAN: Ketua DPRD I Made Cahyana Negara bersama tiga wakil ketua M. Ali Mahrus, Michael Edy Hariyanto, dan Ruliyono menandatangani berita acara rapat paripurna pengumuman penetapan paslon Terpilih di kantor DPRD kemarin (22/2). (RAMADA KUSUMA/RaBa)

Share this          

BANYUWANGI – Pasangan Ipuk Fiestiandani Azwar Anas-Sugirah kian mantap menuju singgasana bupati dan wakil bupati (wabup). DPRD Banyuwangi telah resmi mengumumkan keduanya sebagai pasangan calon (paslon) terpilih hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2020.

Pengumuman Ipuk-Sugirah sebagai paslon terpilih dilakukan melalui rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD I Made Cahyana Negara kemarin (22/2). Selain Made, tiga wakil ketua dewan, yakni M. Ali Mahrus, Michael Edy Hariyanto, dan Ruliyono hadir lengkap dalam rapat yang digeber di kantor dewan tersebut. Bukan itu saja, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Mujiono juga mengikuti rapat paripurna secara virtual dari kantor Pemkab Banyuwangi.

Ada tiga hal yang mendasari pengumuman penetapan paslon terpilih oleh dewan. Yang pertama adalah Surat Panitera Mahkamah Konstitusi (MK) RI Nomor 30.87/PAN.MK/PSPK/02/2001 tanggal 15 Februari tentang penyampaian salinan putusan MK Nomor 87/PHP.BUP-XIX/2021. Dalam putusan perkara perselisihan hasil Pilbup Banyuwangi 2020 tersebut, MK menyatakan dalam eksepsi bahwa pada pokok perkara menyatakan permohonan dari pemohon tidak dapat diterima.

Dasar kedua adalah Keputusan KPU Banyuwangi Nomor 15/HK.03.1-Kpt/3510/KPU-Kab/II/2021tanggal 18 Februari 2021 tentang penetapan paslon terpilih pada Pilbup 2020. Sedangkan dasar ketiga adalah Surat Ketua KPU Banyuwangi Nomor 200/PL.02.7-SD/3510/KPU-Kab/II/2021 tanggal 18 Februari 2021 tentang penyampaian SK KPU tentang penetapan paslon terpilih. ”Memperhatikan ketiga hal tersebut, dengan ini kami umumkan penetapan paslon bupati dan wabup terpilih hasil Pilbup Banyuwangi 2020, yaitu atas nama Ipuk Fiestiandani Azwar Anas sebagai bupati dan Sugirah sebagai wabup,” ujar Mahrus.

Sementara itu, dikonfirmasi usai memimpin rapat paripurna Ketua DPRD I Made Cahyana Negara mengatakan, setelah pengumuman penetapan paslon terpilih, pihaknya langsung mengirimkan pengajuan pengesahan pengangkatan Ipuk-Sugirah sebagai bupati dan wabup kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri). ”Usul pengesahan pengangkatan itu kami kirim ke Mendagri melalui Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa,” ujarnya.

Made menyatakan, setelah paripurna kemarin, pihaknya menunggu jadwal pasti pelantikan cabup-cawabup terpilih hasil Pilbup 2020 dari Mendagri. Dia mengatakan, pelantikan tersebut rencananya digeber secara daring alias online. ”Karena masih dalam situasi pandemi, pelantikan tidak bisa melibatkan banyak orang. Dibatasi. Karena itu pelantikan digelar secara daring,” kata dia.

Untuk itu, imbuh Made, pihaknya akan bersiap melaksanakan pelantikan cabup dan cawabup di Banyuwangi. Ada dua alternatif lokasi yang disiapkan, yakni ruang rapat paripurna kantor DPRD Banyuwangi dan Pendapa Sabha Swagata Blambangan. ”Lokasi pelantikan bisa di kantor DPRD atau pendapa. Namun yang jelas, pelantikan cabup-cawabup itu tetap melalui rapat paripurna,” pungkasnya. (sgt/aif/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news